Berlakukan PPKM Level 3, Kota Malang Tunggu Instruksi Pusat - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Aglomerasi Jadi Sebab Malang Stay di Level 4
PPKM level 4 di Kota Malang (Foto: Ilustrasi Satukanal.com)
ADV

Berlakukan PPKM Level 3, Kota Malang Tunggu Instruksi Pusat

Satukanal.com, Malang  Hindari lonjakan kasus positif Covid-19, semua daerah di Indonesia kembali menerapkan kebijakan PPKM level 3, tak terkecuali di Kota Malang. Namun, Walikota Malang Sutiaji menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat untuk kemudian mengeluarkan surat edaran terkait diberlakukannya kebijakan ini.

“Kita bukan kembali, jadi ini dalam rangka untuk menghindari gejolak yang luar biasa di Natal dan Tahun Baru, yang asalnya dua menjadi tiga, yang asalnya satupun menjadi tiga, yang empat tetap bertahan empat.” ungkap Sutiaji ketika dijumpai di Hotel Santika Kamis (18/11/2021).

Penerapan PPKM level 3 pada saat Nataru akan diberlakukan mulai dari tanggal 24 November 2021 hingga 2 Januari 2022. Sutiaji juga mengungkapkan, pada saat diberlakukannya PPKM level 3 ini nantinya masih diperbolehkan untuk wisatawan masuk, hanya saja tempat-tempat wisata termasuk taman-taman kota masih ditutup.

Baca Juga :  Harga Empon-empon di Pasar Legi Kota Blitar Mengalami Penurunan

Sedangkan untuk tempat perbelanjaan sendiri masih diperbolehkan dengan membatasi kapasitas pengunjung sebanyak 50 persen, hal ini tentu saja berbeda ketika masih berada di level 2 di mana kapasitas pengunjung sebesar 75 persen.

Menurut Husnul Muarif, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, terdapat sebanyak delapan orang positif Covid yang terdapat di Rumah Sakit Lapangan, dan beberapa hari terakhir laporan dari beberapa rumah sakit bahwa tidak ada pasien yang di rawat di IGD. Pihaknya juga mengungkapkan akan menyiapkan swab antigen pada titik-titik penyekatan.

Baca Juga :  Vigur Organik Berhasil Tingkatkan Perekonomian Warga Melalui Inovasi Pengelolaan Tanaman Organik

“Tentu kalau diberlakukan pembatasan wilayah itu, pengetatan, juga kita lakukan di situ (swab antigen). Kan nanti ada koordinasi dengan TNI/POLRI apa yang harus kita support,” tandas Husnul Muarif.

Jika nanti ketika di lokasi penyekatan ditemui terdapat orang yang ternyata positif Covid-19, maka akan diberlakukan karantina di tempat yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan. Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan akan menghubungi keluarga terkait sekaligus kepada fasilitas layanan kesehatan yang ada di wilayah asal pasien. (Adv)

Kanal Terkait