Berkekuatan 6,1 Magnitudo, Gempa Malang Masuk Zona Benioff - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Berkekuatan 6,1 Magnitudo, Gempa Malang Masuk Zona Benioff
BERITA HIGHLIGHT

Berkekuatan 6,1 Magnitudo, Gempa Malang Masuk Zona Benioff

Satukanal.com, Malang – Pada Sabtu (10/4/2021) siang wilayah Kabupaten Malang dilanda Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1. Pusat terjadinya gempa saat itu berada di 8,95 LS dan 112,48 BT atau 90 km barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan kedalaman 25 km.

Daryono selaku Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, meskipun gempa memiliki magnitudo yang besar, namun gempa yang terjadi di Malang bukan termasuk jenis gempa megathrust.

Definisi dari Gempa megathrust sendiri merupakan salah satu gempa yang memiliki kedalaman dangkal karena terletak di bidang kontak antar lempeng.

Sementara itu, Gempa yang melanda wilayah Kabupaten Malang tersebut masuk dalam kategori gempa menengah di Zona Benioff. Untuk zona benioff merupakan zona gempa lebih dalam di bawah zona megathrust di bawah 50 km.

Baca Juga :  Berkah Pengrajin Bambu Dari Musim Hujan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, merinci korban meninggal dunia sebanyak lima orang di Kabupaten Lumajang. Kemudian tiga orang meninggal di Kabupaten Malang.

Untuk korban yang mengalami luka-luka, dari data 11 April 2021 mencapai 39 orang. Sebanyak 36 orang mengalami luka ringan, 2 orang luka sedang, dan 1 orang luka berat. Sedangkan, dampak kerusakan di sektor pemukiman tercatat di 15 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur.

Total rumah rusak dengan kategori berbeda berjumlah 2.848 unit, dengan rincian rusak berat (RB) 642 unit, rusak sedang (RS) 845 dan rusak ringan (RR) 1.361. Kerusakan juga dialami fasilitas umum (fasum) dengan total kerusakan sejumlah 179 unit.

Gempa susulan Pada Minggu (11/4/2021) juga terjadi di Malang sebanyak 9 kali. Sementara untuk gempa susulan tersebut memiliki magnitudo update 5,3 dengan episenter terletak di laut pada jarak 71 km arah selatan Kota Kepanjen, Malang dengan kedalaman 102 km.

Baca Juga :  Larangan Mudik, PT KAI Bakal Hentikan Operasional Kereta Jarak Jauh

Gempa susulan ini merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi atau patahan pada bagian Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi atau menunjam ke bawah Pulau Jawa. Terkait dengan mekanisme sumber gempa menunjukkan terjadinya pergerakan naik (thrust fault).

Dari hasil laporan pihak BMKG, gempa susulan ini juga teasa di Pacitan, Wonogiri, Trenggalek, Nganjuk, Ponorogo, Blitar, Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo.

Gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami karena kekuatannya relatif kecil untuk dapat menjadi gempa pembangkit tsunami disamping memang hiposenternya yang cukup dalam, yakni 102 km.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska 
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait