Berikut Pesan Wali Kota Kediri Mas Abu saat Kunjungi Gereja | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA STRAIGHT NEWS

Berikut Pesan Wali Kota Kediri Mas Abu saat Kunjungi Gereja

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar beserta jajaran Forkopimda Kota Kediri dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri mengunjungi sejumlah Gereja di Kota Kediri.

Mengenakan pakaian batik, Wali Kota Kediri juga didampingi Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri Enny Endarjati, Kepala OPD dan Camat. Rombongan bertolak dari Balai Kota Kediri menuju sejumlah Gereja.

Menariknya, saat mengunjungi Gereja Baptis Indonesia (GBI) Semboja kedatangan rombongan disambut oleh tari-tarian yang berasal dari lima pulau besar di indonesia. Selain GBI Semboja, rombongan juga mengunjungi Gereja Kriten Jawi Wetan (GKJW), Gereja Getsemani, Gereja Santo Yoseph, dan Gereja Kristen Indonesia (GKI).

Baca Juga :  Waspadai Lonjakan Harga Pangan Akhir Tahun, TPID Kota Kediri Lakukan Sidak Pasar

Dalam kunjungannya di setiap Gereja, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengucapkan selamat Hari Natal kepada seluruh umat yang merayakan. Kunjungan ini setiap tahun selalu dilakukan. “Saya beserta seluruh rombongan di sini mengucapkan selamat Hari Natal. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua,”ujarnya.

Abdullah Abu Bakar menjelaskan di Kota Kediri ini kerukunan dan keberagaman sangat dijaga. Setiap bulannya Paguyuban Umat Beragama di Kota Kediri berdiskusi untuk selalu menjaga keutuhan Kota Kediri. Sehingga pembangunan di Kota Kediri bisa berjalan lancar dan banyak prestasi yang diraih oleh Kota Kediri.

“Terima kasih Bapak Ibu telah ikut menjaga kondusivitas di Kota Kediri. Mohon didoakan untuk keutuhan NKRI dan Kota Kediri pada khususnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gabungan Kepolisian, Lakukan Sterilisasi Anti Teror di 8 Gereja Kota Kediri

Wali kota yang akrab disapa Mas Abu ini juga memberikan pesan kepada generasi penerus agar tidak mudah terpancing dengan isu ataupun berita hoaks yang banyak beredar di media sosial.

“Jangan mudah tergesek-gesek oleh berita-berita yang bisa memecah belah kita. Kalau kalian mengetahui biarkan saja jangan dibagikan. Karena generasi muda inilah yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet kita,” pungkasnya.

Kanal Terkait