Beri Kenyamanan dan Keamanan Para Wisatawan, Dinas Bina Marga Fokus Benahi Akses Jalan Bromo Tengger Semeru - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Beri Kenyamanan dan Keamanan Para Wisatawan, Dinas Bina Marga Fokus Benahi Akses Jalan Bromo Tengger Semeru

Sektor pariwisata terus digenjot di Kabupaten Malang. Keberhasilannya membuat masyarakat bergairah untuk menggali potensi yang ada serta mengembangkannya dalam konsep kebijakan lokal di setiap wilayah, telah mengukukuhkan sektor pariwisata menjadi andalan pembangunan di Kabupaten Malang dalam mewujudkan pengentasan kemiskinan serta menjaga lingkungan hidup.

Hal ini pula yang terus dikuatkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang. Dimana, sebagai leading sector dalam pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta pendukung sarana prasarana lainnya. Setiap tahun mereka fokus pada penambahan, pemeliharaan jalan-jalan wisata.

Tak terkecuali di tahun 2019 ini. DPUBM Kabupaten Malang terus melakukan proses penyediaan sarana infrastruktur memadai di jalur-jalur jalan wisata. Seperti yang sejak tahun 2018 lalu telah dilakukan di jalur jalan menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Tahun 2019 ini, menurut Romdhoni Kepala DPUBM Kabupaten Malang, pihaknya akan juga melaksanakan peningkatan dan pemeliharaan akses jalan wisata menuju TNBTS tersebut.

“TNBTS telah menjadi destinasi wisata nasional, tentunya infrastruktur pendukung seperti jalan harus kita sesuaikan dengan kondisi awalnya. Tahun ini kita fokuskan lagi untuk pembenahan akses ke sana,” kata Romdhoni, Rabu (27/03/2019).

Baca Juga :  Anggaran Tak Terduga Pemkot Malang Bakal Ditambah Rp 35 Miliyar

Dukungan penuh DPUBM Kabupaten Malang dalam mencapai tujuan pembangunan strategis di sektor pariwisata juga bisa dilihat dari anggaran belanja langsung tahun 2019. Dimana, dari data APBD Kabupaten Malang belanja langsung DPUBM Kabupaten Malang mencapai sekitar Rp 481,9 miliar. Dimana, anggaran belanja langsung tersebut diperuntukkan untuk pembangunan, pemeliharaan maupun peningkatan sarana prasarana di bawah kewenangan DPUBM Kabupaten Malang.

Fokus pembangunan jalan wisata, yang berkali-kali disampaikan oleh Romdhoni, selain memberikan akses transportasi yang nyaman dan aman juga sebagai bagian dalam menyambungkan jalur jalan nasional maupun provinsi dengan jalan kabupaten. Sehingga terjalin konektivitas yang saling mengisi antara pembangunan jalan yang ada di wilayah Kabupaten Malang.

“Jalur jalan TNBTS kita ketahui mengalami perubahan pola dan fungsi dengan adanya jalan tol maupun nantinya pembangunan KEK Singosari. Ini yang kita fokuskan lagi dalam peningkatan dan pemeliharaan akses jalan wisata ke TNBTS,” ujar mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Pemkot Malang Rencanakan Bangun Alun-alun Kedungkandang

Disinggung peningkatan jalan di jalur TNBTS, Romdhoni menyampaikan, di wilayah Tumpang ada peningkatan sepanjang 4 sampai 5 kilometer (Km). Dilanjut dengan jalur menuju arah Ngadas Poncokusumo dengan adanya kegiatan pemeliharaan.

Berbagai penguatan yang dilakukan DPUBM Kabupaten Malang tersebut, sebagai bagian percepatan dalam mewujudkan sektor pariwisata yang benar-benar mampu memberikan kenyamanan dan keamanan wisatawan saat akan menuju TNBTS. Khususnya dari arah Kabupaten Malang menuju lokasi wisata terpopuler ketiga di Indonesia ini.

Selain tujuan tersebut, Romdhoni juga menegaskan, dalam mencapai target penguatan sektor pariwisata di TNBTS maupun di wilayah wisata lainnya, pihaknya juga mempergunakan aspek-aspek efektivitas dalam pekerjaan. Kualitas pembangunan sesuai spesifikasi, kesesuaian mekanisme prosedur dalam pelaksanaan serta tertib administrasi.
Aspek tersebut dijaga ketat oleh DPUBM Kabupaten Malang dalam mewujudkan aspek transparansi anggaran serta akuntabilitasnya kepada masyarakat.

Kanal Terkait