Berbeda Dari Tahun Lalu, Penggunaan Bantuan Kuota Internet 2021 Disebut Lebih Fleksibel - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Berbeda Dari Tahun Lalu, Penggunaan Bantuan Kuota Internet 2021 Disebut Lebih Fleksibel
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Berbeda Dari Tahun Lalu, Penggunaan Bantuan Kuota Internet 2021 Disebut Lebih Fleksibel

SATUKANAL.com, NASIONAL– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan melanjutkan kebijakan bantuan kuota internet pada 2021 ini. Hal ini dilakukan untuk menunjang pembelajaran daring di semua jenjang pendidikan.

Melalui konferensi pers di Youtube Kemdikbud (01/03/2021), Nadiem Makarim  selaku Menteri Pendidikan dan kebudayaan mengatakan bahwa bantuan tersebut akan diberikan selama tiga bulan ke depan. “Kebijakan kuota akan kami lanjutkan selama 3 bulan ke depan, namun akan ada perbedaan,” terangnya.

Lebih lanjut, bantuan tersebut rencananya akan diberikan tanggal 11  sampai 15 Maret pada setiap bulannya. “Pada tanggal 11-15 pada setiap bulannya, bantuan ini akan disalurkan. Tanggal 11 Maret ini menjadi pertama kalinya bantuan ini diberikan,” kata Nadiem.

Nadiem menyebutkan jika besaran kuota yang diberikan lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, ia menyebut penggunaan kuota kali ini terbilang lebih fleksibel. Untuk masa berlakunya sendiri Nadiem menyebut selama 30 hari sejak diterima.

“Di tahun ini kuota yang diberikan memang lebih kecil. Namun, kuota ini merupakan kuota umum sehingga dapat digunakan untuk melakukan akses seluruh laman dan aplikasi, kecuali aplikasi tertentu yang diblokir,” terangnya.

Adapun aplikasi yang tidak bisa diakses yakni media sosial seperti Instagram, Facebook, Tiktok dan game lainnya. Sedangkan untuk Youtube, kuota ini bisa digunakan untuk mengaksesnya. “Youtube masuk dalam kuota ini, karena banyak materi belajar yang bisa diambil dari Youtube,” ujarnya.

Baca Juga :  Juli 2021, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Berlangsung

Penerima Bantuan Kuota Internet

Nadiem mengatakan bahwa mereka yang menerima bantuan kuota pada bulan November-Desember 2020 yang nomornya masih aktif secara otomatis akan menerima bantuan kuota Maret 2021. Disebutkan oleh Nadiem, ada pengecualian bagi mereka yang tidak menggunakan bantuan kuota internet sampai habis atau kurang dari 1 GB. Maka, mereka tidak akan diberikan lagi pada tahun ini.

“Jadi kalau sudah pernah menerima, maka akan menerima lagi. Kecuali bagi yang penggunaannya di bawah 1 GB dan yang kemarin tidak digunakan,” katanya.

Selanjutnya, bagi mereka yang merubah nomor teleponnya, dikatakan Nadiem belum bisa menerima bantuan kuota internet ada Maret ini. Bantuan kuota internet baru akan diterima pada bulan setelahnya yakni di bulan April 2021.

Nadiem juga menjelaskan, bagi mereka yang nomornya berubah atau belum menerima bantuan harus melapor terlebih dahulu ke satuan pendidikan sebelum April 2021. Karena, pemimpin satuan pendidikan tidak mengunggah SPTJM lagi untuk mereka yang sudah menerima bantuan di bulan November-Desember 2020.

Pimpinan atau operator satuan pendidikan hanya tinggal mengunggah SPTJM untuk nomor yang berubah atau nomor yang baru di laman vervalponsel.data.kemdikbud.go.id  atau pddikti.kemdikbud.go.id (untuk jenjang pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Juli 2021, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Mulai Berlangsung

Syarat Penerima Bantuan Kuota Internet

Persyaratan bagi penerima bantuan kuota internet mengacu pada Peraturan Sekjen kemdikbud nomor4 tahun 2021, antara lain:

Peserta didik pada PAUD dan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah:

  • Terdaftar di aplikasi Dapodik
  • Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga/wali

Pendidik pada PAUD dan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah:

  • Terdaftar di aplikasi Dapodik
  • Memiliki nomor ponsel aktif

Mahasiswa:

  • Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree)
  • Memiliki Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester berjalan
  • Memiliki nomor ponsel aktif

Dosen:

  • Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif
  • Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP)
  • Memiliki nomor ponsel aktif

Rincian Bantuan Kuota Internet

Adapun rincian kuota yang akan diterima antara lain:

  • Peserta didik PAUD: 7 GB/bulan
  • Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah: 10 GB/bulan
  • Pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah: 12 GB/bulan
  • Mahasiswa dan dosen: 15 GB/bulan

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait