Berantas Rokok Ilegal, Ketua RT dan RW di Kecamatan Sukorejo Dilibatkan Jadi Garda Terdepan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Berantas Rokok Ilegal, Ketua RT dan RW di Kecamatan Sukoharjo Dilibatkan Jadi Garda Terdepan
Kantor Kecamatan Sukorejo Kota Blitar (Foto: Gilang Bahtiar/Satukanal.com)
ADV

Berantas Rokok Ilegal, Ketua RT dan RW di Kecamatan Sukorejo Dilibatkan Jadi Garda Terdepan

Satukanal.com, Blitar – Beragam cara dilakukan untuk memberantas peredaran rokok ilegal. Seperti yang dilakukan oleh Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, yang mendorong Ketua RT dan Ketua RW di wilayahnya sebagai influencer bagi masyarakat.

Camat Sukorejo, Edi Wasono mengatakan, Ketua RT dan Ketua RW akan diminta untuk menjadi pengawas peredaran rokok ilegal di wilayahnya. Jika ada laporan, pihak kecamatan akan langsung bertindak dengan menginformasikanya kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kantor Bea Cukai Blitar.

“Ketua RT/RW ini sebagai garda terdepan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Jadi sangat penting untuk memcegah peredaran rokok ilegal,” katanya, Jumat (26/11/2021)

Baca Juga :  Mensos Risma Serahkan Bantuan ke Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Di Blitar

Sementara itu, di Kecamatan Sukorejo ada 186 Ketua RT dan 50 RW. Seluruhnya telah mendapatkan materi sosialisasi terkait dengan bahaya rokok ilegal dan cukai ilegal.

“Ini nanti tugasnya yaitu mengedukasi masyarakat dan melakukan pemantauan di wilayahnya,” terangnya.

Tak hanya fungsi edukasi dan pengawasan, dalam pemberantasan rokok ilegal Kecamatan Sukorejo juga mendorong Ketua RT dan Ketua RW menjalin sinergitas dengan tiga pilar di wilayahnya.

“Dalam memberantas rokok ilegal ini kita harus bersinergi dengan penegak hukum, birokrasi dan stakeholder di wilayah. Gempur rokok ilegal ini menjadi tugas kita bersama,” ungkapnya.

Edi menambahkan, selain memasifkan RT dan RW, Kecamatan Sukorejo juga memberikan sosialisasi kepada pelaku usaha dan pemangku wilayah di wilayahnya terkait dengan bahaya peredaran rokok ilegal.

Baca Juga :  Harga Empon-empon di Pasar Legi Kota Blitar Mengalami Penurunan

Upaya ini dimasifkan dengan memberikan sosialisasi dengan melibatkan Kantor Bea Cukai Blitar dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar sebagai narasumber.

“Sosialisasi dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dalam sosialisasi ini kita tekankan bahaya peredaran rokok ilegal. Rokok ilegal ini bahaya karena tidak dilekati pita cukai. Sementara cukai ini adalah salah satu sumber pendapatan Negara,” tutupnya. (ADV/KMF)

 

Pewarta : Gilang Bahtiar
Editor : Adinda

Kanal Terkait