Belum Aman, Huntara Masih Terancam Longsor di Kawasan Wilis - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Belum Aman, Huntara Masih Terancam Longsor di Kawasan Wilis
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Belum Aman, Huntara Masih Terancam Longsor di Kawasan Wilis

SATUKANAL.com, KEDIRI– Ancaman bencana tanah longsor kian membayangi warga di kawasan pegunungan Wilis, Dusun Badut Desa Besuki Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Meskipun sudah dilakukan relokasi, Huian Sementara (Huntara) juga masih belum dipastikan aman dari bencana tanah longsor, Kamis (25/2/2021).

Plt Ketua Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi, mengatakan pihaknya masih menunggu pemantauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Untuk memastikan lokasi relokasi Huntara warga, aman dari ancaman tanah longsor.

“Sudah kami siapkan tempat relokasinya. Kami juga menunggu dari PVMBG Bandung, untuk memastikan tanah yang dipakai relokasi (Huntara) juga tidak rawan longsor,” ungkapnya, ke Satukanal.com.

Baca Juga :  Harga Ayam Broiler Melonjak 40 Ribu di Bulan Ramadan

Dikatakan perpindahan relokasi warga ke Huntara sudah dilakukan sejak setahun yang lalu. Sejumlah 6 rumah yang berpotensi terjadi tanah longsor, sebanyak 21 jiwa direkomendasikan untuk relokasi oleh PVMBG Bandung.

Potensi tanah longsor wilis terjadi dengan adanya rekahan tanah kisaran sejauh 100 meter, serta lebar hingga 10 sentimeter. Selian itu disebutkan juga berakibat retakan pada rumah warga. Sehingga, disebutkan sangat tidak aman ditempati warga.

“Untuk menunggu, mereka 6 rumah kami buatkan Huntara (Hunian Sementara). Berada di pinggir jalan, semacam rumah petak dan berbahan dari kayu triplek,” terangnya.

Baca Juga :  Pemain Terbaik Persik Di Liga 3 Tak Diperpanjang Kontrak ? 

Selain daerah Desa Besuki, potensi tanah longsor juga terjadi pada Desa Blimbing dan Pamongan Kecamatan Mojo. Yang beberapa pekan lalu sempat terjadi tanah longsor, namun tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.

“Kemarin yang sudah longsor, Desa Blimbing sama Pamongan. Sudah kami benahi rumah yang rusak. Serta meningkatkan kewaspadaan potensi longsor disana masih ada,” tutupnya

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait