SATUKANAL.COM
Bawaslu Lanjutkan 23 Kasus ASN Pelanggar Kampanye
Ketua Bawaslu Sa'idatul Umah
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN STRAIGHT NEWS

Bawaslu Lanjutkan 23 Kasus ASN Pelanggar Kampanye

SATUKANAL.com, KEDIRI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kediri menindak lanjuti 23 orang pelanggar Aparatur Sipil Negeri (ASN) terlibat kampanye dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 2020.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Bawaslu Sa’idatul Umah seusai acara yang digelar Bawaslu, di Bukitdaun Hotel Kediri. “Sejumlah 23 ASN tersebut kita teruskan kepada lembaga yang lebih berwenang yaitu Komisi ASN untuk memberikan eksekusi dan sanksi atas dugaan Bawaslu,” ucap Sa’idatul.

Ia menjelaskan, tahap selanjutnya dari komisi ASN nantinya akan memberikan sanksi kepada pejabat di Kabupaten melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Dalam hal ini nanti kewenangan Bawaslu adalah memastikan apakah sanksi yang telah diterapkan kepada yang bersangkutan sudah benar dilakukan dan ditindak lanjuti oleh PPPK. Ini menjadi tindak lanjut dan pertanggung jawaban, jadi kita tidak lepas tangan,” jelas Sa’idah.

Baca Juga :  Situs Tunglur Candi Peribadatan Kerajaan Kediri

Sa’idah juga mengatakan, telah berkomitmen baik di tingkat Pemerintah RI sampai tingkat bawah serta sudah memberikan proses himbauan, sosialisasi, dan berkoordinasi dengan Badan kepegawaian Negara (BKD) dan Sekertaris Daerah (Sekda) terkait dengan pekanggaran kampanye ASN tersebut.

“Sekda telah menyampaikan ke seluruh Instansi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Lain-lain, sesuai nota kesepahaman Lima Menteri,” katanya Sa’idah.

Ia juga mengungkapkan, pelanggaran kampanye oleh Aparatur Sipil Negara diprediksi akan menurun pada saat masa kampanye karena dalam hal ini sosialisasi sudah diterapkan, sebagai langkah pencegahan dari Bawaslu serta adanya MOU dari Bawaslu RI dengan Komisi ASN, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan).

Baca Juga :  PMII Kediri: Demonstrasi Mahasiswa Sudah Dikaji Secara Akademis

Sa’idah melanjutkan, nantinya Bawaslu akan tetap waspada manakala ada pelanggaran pasti tetap diproses. Namun dilihat dari upaya yang sudah dilakukan, Bawaslu optimis pelanggaran ini dapat dihindari.

“Untuk perkiraan perkembangan pelanggaran ini, ketika memang ada pelanggaran ASN lagi, pasti akan lebih dari 23 ASN. Namun kalaupun tidak ada pelanggaran lain, berarti langkah pencegahan kami berhasil,” tutup Sa’idah.

 

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait