Banyuwangi Mencekam, Lima Pocong Keliling Kota yang Gelap Gulita - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Property yang dibawa Satlantas Polresta Banyuwangi untuk memberikan kesadaran marabahaya Covid (Abdul Konik/satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Banyuwangi Mencekam, Lima Pocong Keliling Kota yang Gelap Gulita

satukanal.com, Banyuwangi – Di tengah kota yang gelap gulita, lima pocong berkeliling. Suasana bak film horor ini terasa di Banyuwangi. Begitulah bentuk kreativitas aparat untuk menyampaikan pesan tentang marabahaya Covid-19.

Sesuai arahan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, tim LPJU penataan ruang Dinas PUCKPP mematikan lampu penerangan jalan umum di wilayah perkotaan sebagai langkah antisipasi pengurangan mobilisasi masyarakat.

Dalam sosialisasi malam ini, seluruh lampu penerangan jalan kota di matikan setiap pukul 20.00 WIB hingga pagi hari, hal itu akan terus berlangsung sampai tanggal 20 Juli 2021.

Baca Juga :  Beri Trauma Healing, Semangati Tiga Anak Isoman Tanpa Orang Tua

Adapun LPJU yang dimatikan yakni Jalan Provinsi dan RTH mulai dari kawasan Bajulmati sampai Rogojampi, Muncar, Jajag, Genteng dan sekitarnya. Sseluruh LPJU dimatikan kecuali jalan pedesaan.

Tak hanya itu, Satlantas Polresta Banyuwangi juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas berlebihan di tengah pandemi dengan cara unik. Selain menyiarkan lewat speaker ke pengguna jalan, Satlantas juga membawa lima pocong-pocongan.

Kasatlantas Polresta Banyuwangi Ahmad Fani Rakhim mengatakan,  property pocong sebagai media untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya Covid-19. .

Baca Juga :  Coban Talun Tak Lagi Seksi, Warga Mati Suri

“Pocong tersebut hanya beberapa menit saja berdiri di pinggir jalan, tidak ada maksud lain, hanya untuk memberi edukasi dan teatrikal kepada masyarakat bahwa jika kita terkonfirmasi covid itu minimal sakit dan maksimal mati. Pocong itu perumpamaan orang yang meninggal,” katanya.

Melansir data www.corona.banyuwangikab.go.id, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Banyuwangi cukup tinggi. Data pada 6 Juli 2021, sebanyak 7087 pasien terkonfirmasi positif,  6487 sudah sembuh, lantas 570 diantaranya dirawat dan 754 orang meninggal dunia. (*)

Pewarta : Abdul Konik

Editor : Danu Sukendro

Kanal Terkait