SATUKANAL.COM
Bantuan Warga
Foto : Demo warga Pojok Kecamatan Mojoroto
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Bantuan Warga Terdampak TPA Tak Cair, Warga Ancam Blokir Akses Masuk TPA

Satukanal, Kediri – Bantuan Warga Terdampak TPA Tak Cair. Puluhan Warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri melakukan aksi Demo didepan Balai Kota Kediri, mereka menuntut kompensasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang telah ditunda beberapa bulan. Senin (20/7/2020).

Angkasa Setiawan salah satu warga terdampak yang mengikuti aksi mengatakan, demo yang ia lakukan bersama puluhan warga lainnya merupakan aksi yang kelima, dengan tuntutan yang sama.

Bantuan Warga Terdampak TPA Tak Cair

“Kita Demo disini mengadukan nasib kami karena sekarang kan posisinya sistim perekonomian sedang hancur, kami dirumah hanya sebagai buruh tani. Kami berharap kompensasi segera dicairkan,” Jelas Angkasa kepada awak media.

“Harusnya kompensasi itu katanya turun pada Maret yang lalu la ini sampai sekarang bulan Juli belum juga turun.” Lanjutnya.

Angkasa juga meangatakan, kompensasi yang dimaksud adalah ganti rugi karena warga didaerah sekitar TPA sangat resah dengan bau yang ditimbulkan dari sampah yang menggunung.

Baca Juga :  Minim Prestasi, KONI Kota Kediri Target 2 Cabor Peroleh Tambahan Mendali

“Dampak TPA kita keluhannya bau, ditakutkan karena kondisinya seperti sekarang  ada bakteri yang . terbang dan warga didekat lokasi menghirupnya.” Katanya.

Terkait jumlah warga, Angkasa menyebut ada sekitar 1.300 KK yang terdampak, dari total tersebut warga dikategorikan 2 yakni ring 1 dan ring 2.

“KK sekitar 1.300 KK, berdasarkan hasil yang kemarin di ring 1 per KK dapat 800 ribu, dan di ring 2 dapat 280 ribu rupiah, namun untuk kali ini belum tahu menunggu hasil hirinng nanti.” Katanya.

Angkasa melanjutkan, jika tuntutan warga hari ini belum juga di realisasikan maka warga pun mengancam akan menutup akses ke lokasi TPA hingga tuntutannya direalisasi.

“Jadi kami masih menunggu, namun kami punya batasan. Ketika nannti selama 1 Minggu belum ada keputusan, maka warga akan segera memblokir Tempat Pembuangan Akhir (TPA).” Tuturnya.

Baca Juga :  Pasar Pahing Resmi Dibuka, PD Pasar Gencarkan Sosialisasi Covid Disetiap Sudut Pasar
Bantuan Warga

Menanggapi hal itu Kepala DLHKP Kota Kediri, Didik Catur mengatakan, pihaknya meminta waktu untuk mengkaji bantuan tersebut.

“Kami meminta warga didaerah terdampak untuk sabar, bagaimanapun juga pemerintah tidak pernah ingkar janji, pemerintah menjamin itu akan kita cairkan. Cuma memang bulannya ini menunggu kurang lebih Oktober atau Desember

Didik juga mengatakan, biasanya pihak DLHKP memang mencairkan bansos tersebut pada akhir tahun. “Biasanya memang kita cairkan bulan Desember.” Katanya.

Pertimbangan demi pertimbangan lanjutnya diambil lantaran adanya masukan dari beberapa pihak terkait antara lain ada masukan dari BPK, dan kajian dampak lingkungan.

“Kami mendapatkan masukan agar supaya ini dilakukan pengkajian juga dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kita disuruh menkaji dahulu. Kami minta waktu sedikit untuk memeriksa prosedur proses pencairan itu,” pungkasnya.

Pewarta : Muchlis Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait