Banjir Bandang Batu Rusak Jaringan Pipa PDAM, Warga Kesulitan Air Bersih - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Berbagai elemen masyarakat dari ormas dan parpol merespon cepat kesulitan air bersih yang dialami oleh masyarakat Kota Batu. (foto: C1/satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Banjir Bandang Batu Rusak Jaringan Pipa PDAM, Warga Kesulitan Air Bersih

satukanal.com, Batu – Banjir bandang di Kota Batu mengakibatkan jaringan pipa PDAM putus. Kerusakan jaringan pipa lantaran terkena material banjir seperti batang kayu hingga bebatuan. Kondisi ini mengakibatkan, warga mengalami kesulitan air bersih.

Salah satu titik yang mengalami kesulitan air bersih adalah warga di RT 2 RW 3 Desa Buludendang, Kecamatan Bulukerto, Kota Batu. Paimo, salah seorang warga mengatakan, sejak pipa PDAM putus akibat banjir bandang, keluarganya tidak bisa melakukan akitivitas mandi cuci kakus (MCK).

“Sejak kemarin kita tidak dapat air bersih. Mau mencari juga tidak sempat karena kita fokus evakuasi barang-barang di rumah. Halaman belakang rumah itu sekitar 500 meter rusak, hancur diterjang banjir bandang,” ujarnya pada Jumat 5 November 2021.

Baca Juga :  Strategi Pemkot Batu Mengantisipasi Banjir Bandang Susulan

Akibat insiden banjir tersebut, menurut Paimo, dirinya beserta keluarga bergantung pada distribusi air bersih yang dilakukan oleh para relawan. Apalagi dia memiliki dua anak kecil yang sedari kemarin belum mandi karena tak ada air bersih di rumahnya.

“Belum mandi mas sama istri dan dua anak ini. Air bersih ya baru dapat sore ini, lumayan bisa buat mandi, buang air dan masak air,” katanya.

Baca Juga :  Menelisik Sebab Musabab Air Bah yang Menerjang Kota Batu

Selain kesulitan air bersih, banjir bandang mengakibatkan kebun dan kandang ayam Paimo rusak terkena luapan air bah. “Tanaman hias, kebun jeruk lemon, kandang ayam luasnya 500 meter semuanya hilang terkena banjir bandang. Kita sekarang mengungsi ke rumah satunya,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso mengatakan, pihaknya telah melakukan berkomunikasi dengan PDAM dan TNI-Polri untuk mengatasi kendala yang muncul akibat banjir bandang. “Kami dibantu TNI-Polri juga komunikasi dengan PDAM untuk bisa segera melancarkan kembali aliran air kepada warga,” katanya. (c-1/Danu S)

Kanal Terkait