Bambang Irianto dan Ambisinya Bangun Negeri dari Lorong Kampung - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Bambang Irianto dan Ambisinya Bangun Negeri dari Lorong Kampung
Kampung Glintung Go Green (Foto: Lutfia/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Figur Kanal Highlight

Bambang Irianto dan Ambisinya Bangun Negeri dari Lorong Kampung

Satukanal.com, Malang – Keberhasilan Bambang Irianto membangun Kampung Glintung Go Green (3G) yang berlokasi di RW 23 Kelurahan Purwantoro telah diterapkan dan dikembangkan di berbagai kampung di tanah air.

Dengan dibina oleh Universitas Brawijaya, Kampung Glintung Go Green mendapatkan binaan mengenai Gerakan Menabung Air atau GEMAR. Mulai dari pembuatan biopori, sumur dan parit resapan, menjadikan kampung ini sebagai Kampung Konservasi Air yang telah diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri.

“Glintung Go Green sudah menjadi sebuah konsep tentang Strategi dan Manajemen Kampung Tematik dan telah dipraktekkan di berbagai daerah. Kampung-kampung ini kemudian berjejaring menjadi Kampung Tematik Indonesia,” tutur Bambang Irianto, Rabu (24/11/2021).

Inovasi yang dilakukan oleh Bambang Irianto beserta masyarakat, kemudian dijadikan sebagai replika atau percontohan untuk perkampungan yang ada di Indonesia. Termasuk beberapa kampung tematik binaannya. Secara otomatis, Gerakan Menabung Air juga turut diaplikasikan pada perkampungan tematik yang mengadopsi konsep 3G.

Baca Juga :  Komunitas Stasion Wujudkan Kota Malang Mendunia Melalui Industri Kreatif Digital

Menurutnya, butuh perjuangan dan waktu yang panjang untuk dapat merubah mindset masyarakat. Bahkan, pada tahun kedua ia menjabat sebagai Ketua RW 23 Kelurahan Purwantoro, terdapat 90% warga yang menolak untuk membangun lingkungan lantaran permasalahan dana.

Akhirnya, Bambang memutar otak dan membuktikan bahwa penghijauan kampung dapat dilakukan dengan modal nol rupiah. Ia juga memperketat kebijakan dengan tidak akan memberikan stempel RW kepada rumah yang tidak memiliki tanaman dengan alasan apapun.

“Saya sampaikan pada warga bahwa yang bisa mengubah wajah kampung adalah warga kampung itu sendiri. Subjek perubahan kampung adalah warga, sedangkan pemerintah dan pihak lain sifatnya hanya membantu,” tutur Bambang.

Berkat jerih payahnya bersama warganya, Gerakan Menabung Air berhasil terpilih sebagai salah satu Urban Innovation di ajang “Guangzhou International Award for Urban Innovation” pada 2016 silam.


Dengan spirit membangun negeri dari lorong-lorong kampung, ia yakin bahwa untuk memperbaiki kampung yang layak huni, layak dikunjungi, hingga sejahtera warganya, dapat dimulai dari hal terkecil.

Baca Juga :  Akhir Tahun 2022, Kota Malang Targetkan Semua Guru Jadi Guru Penggerak

“Secara tidak terasa akhirnya kampung saya menjadi kampung wisata, maka UMKM muncul, kunjungan selalu datang dari berbagai daerah, dan dari situlah kemudian ada income untuk kampung,” lanjutnya.

Tak hanya itu saja, untuk melanjutkan semangat membangun kampung. Dibentuklah Koperasi Glintung Go Green sebagai lembaga yang berbadan hukum. Hal ini dilakukan apabila terjadi pergantian perangkat daerah, setidaknya koperasi yang telah memiliki kekuatan hukum ini akan tetap terjaga keberlanjutannya.

Informasi lain, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengatakan, Bambang Irianto merupakan sosok inspiratif yang berasal dari Kota Malang. Atas kiprahnya membangun Kampung Glintung Go Green yang masih eksis hingga saat ini.

“Beliau adalah sosok yang inspiratif, dengan karya dan kerja kerasnya bersama warga membuahkan hasil. Semoga lebih banyak lagi muncul tokoh-tokoh inspiratif dari warga Kota Malang,” pungkasnya.

 

Pewarta : Lutfia

Editor : Dinda

Kanal Terkait