Bahas Merjosari, DPRD Kota Malang Gelar Rapat Kerja | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Bahas Merjosari, DPRD Kota Malang Gelar Rapat Kerja

Satuchannel.com, Kota Malang – Setelah kemarin melakukan Sidak ke Pasar Merjosari, hari ini DPRD Kota Malang memenuhi janjinya untuk melakukan rapat kerja, Jum’at (5/4). Rapat yang dimulai pada pukul 14.30 WIB sore ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Moch. Arief Wicaksono. Bertempat di Gedung Dewan Lantai 3 rapat itu juga dihadiri oleh instansi terkait seperti perwakilan dari Polresta, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR), Investor PT CGA, Ketua Komisi C DPRD dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu setianto.

Rapat ini membahas beberapa poin perjanjian kerja sama (PKS) yang dianggap masih belum terpenuhi dalam rapat – rapat yang sudah dilakukan sebelumnya. Dari keterangan Arief Wicaksono, Salah satu poin tersebut ialah persoalan Sertifikat Layak Fungsi yang belum dipenuhi oleh pihak Investor. Selain itu, dirinya juga telah menyampaikan terkait laporan pedagang yang sebelumnya diterima saat sidak langsung di Pasar Merjosari kemarin.

“Persoalan ini teknis, ini panjang sebelumnya. Nanti kita rapat lagi. Ini masih ditelaah terus untuk mempelajari PKS itu, agar tidak ada tindakan gegabah seperti kemarin yang langsung membongkar padahal keputusannya belum keluar. Karena dua kali pertemuan sebelumnya itu tidak ada keputusan untuk membongkar seperti kemarin,” tutur Arief.

Selain permasalahan SLF, rapat juga sempat membahas tentang pendataan jumlah lapak bagi pedagang. Menurutnya, dari laporan di lapangan, cukup banyak pedagang asli dinoyo yang belum mendapatkan lapak. Sedangkan, ada potensi lapak yang harusnya menjadi jatah pedagang asli itu malah dijual oleh pihak investor kepada orang luar dan tidak sesuai dengan PKS

“kemungkinan besar banyak orang lain yang membeli lapak dari investor, sedangkan pedagang asli belum dapat. Coba nanti kita verifikasi di lapangan, kasihan yang pedagang asli jadi mendapatkan tempat sekedarnya,” ujarnya.

Arief juga menginginkan melalui beberapa permasalahan yang ada di lapangan dan penjabaran data yang ada terkait polemik Pasar Merjosari dapat dibuka dan diverifikasi serinci mungkin. Hal itu agar perkembangan dapat ditunjukan kepada publik secara transparan.

Ia juga memastikan jika dalam rapat kerja kali ini belum dapat menghasilkan keputusan apapun karena melihat beberapa hal yang mesti dibahas secara mendalam dan membutuhkan waktu yang cukup lama lagi.(iqb)

Kanal Terkait