Bagaimana Nasib Peserta CPNS 2021 yang Belum Divaksin? - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Bagaimana Nasib Peserta CPNS 2021 yang Belum Divaksin? Begini Jawaban BKN
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen (Foto: Youtube #ASNKiniBeda)
BERITA Kanal Straight

Bagaimana Nasib Peserta CPNS 2021 yang Belum Divaksin?

Satukanal.com, Nasional– Aturan terbaru terkait peserta CPNS yang belum vaksin memunculkan banyak pertanyaan. Seperti, apakah peserta ujian CPNS 2021 yang belum vaksin akan langsung dinyatakan gugur?

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen menyampaikan penjelasan terkait hal ini. Ia mengatakan bahwa untuk peserta seleksi yang belum divaksin Covid-19 karena di daerahnya tidak ada ketersediaan vaksin, maka harus menunggu hasil koordinasi pemerintah.

“Kami sedang koordinasi dengan BNPB apakah bisa tetap izinkan ikut seleksi atau tidak,” Suharmen dalam konferensi pers secara virtual pada Rabu (25/8/2021).

Namun, kemungkinan besar peserta tersebut masih bisa tetap mengikuti ujian, hanya saja akan ada dua keputusan yang perlu difinalisasi. “Mudah-mudahan rekomendasi dari BNPB karena bukan kesalahan peserta, ada 2 kemungkinan. Pertama, diizinkan karena persedian vaksinnya nggak ada atau kedua dijadwalkan ulang dan di drop vaksin ke daerah itu,” kata Suharmen.

Baca Juga :  'Jok Nggupui', Sarana Pelayanan Publik Inovasi Kantor Kecamatan Dlanggu

Lebih lanjut, ia menyebutkan terkait wajib vaksin untuk peserta ujian CPNS di Jawa, Madura, dan Bali ini, seluruh instansi harus segera berkoordinasi dengan Satgas setempat untuk memastikan ketersediaan vaksin dan memobilisasi percepatan vaksinasi. “Ini tadi sudah kami imbau kepda seluruh instansi waktu kami rapat koordinasi,” ucapnya.

Disebutkan olehnya, apabila ketersediaan vaksin pada H-3 ternyata tidak mencukupi maka Pansel instansi bisamemutuskan peserta ujian CPNS 2021 tidak diwajibkan vaksin. “Kami tentu saja sangat mendorong prinsip utamanya adalah kita tidak boleh merugikan para peserta,” katanya.

Pengecualian Vaksin Untuk Peserta CPNS 2021

Sesuai dengan aturan, bagi peserta ujian CPNS 2021 vaksinasi minimal dosis pertama bagi peserta di Jawa, Madura dan Bali sebagai persyaratannya. Meski demikian, ada pengecualian bagi peserta tertentu yang tidak bisa divaksin. “Kami sadar betul bahwa tidak semua orang bisa divaksin,” ujar Suharmen.

Baca Juga :  Tunjang Belajar Daring, Dosen Pemerintahan UB Kenalkan Situs Pembelajaran untuk Santri

Seperti halnya dengan golongan ibu hamil atau menyusui, penyintas Covid-19 yang waktunya belum tiga bulan serta orang yang komorbid yang tidak bisa divaksin akan diberikan persyaratan pengganti. Dimana, mereka diwajibkan untuk membawa surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa peserta tersebut tidak bisa divaksin.

 

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN Mohammad Ridwan. Ia menyampaikan bahwa akan ada pengecualian karena yang ditentukan oleh panitia pusat itu adalah peraturan secara ideal.

Terkait ketentuan mengenai surat dokter yang harus dibawa peserta yakni surat dokter pemerintah bukan swasta. “Surat dokter yang dimaksud haruslah surat dokter pemerintah sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan. Jadi setiap ada surat keterangan dari medis haruslah dokter pemerintah bukan dokter swasta, di Puskesmas juga sudah ada,” tambahnya.

 

 

Penulis : Adinda

Kanal Terkait