Bagaimana Februari Jadi 29 Hari dalam Tahun Kabisat? Berikut Hasil Penelitiannya | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ilustrasi tahun kabisat
Ilustrasi tahun kabisat. (Foto: infozone.com)
BERITA RISET

Bagaimana Februari Jadi 29 Hari dalam Tahun Kabisat? Berikut Hasil Penelitiannya

Tahun 2020 menjadi tahun kabisat, atau tahun dengan jumlah hari lebih banyak.

Penambahan satu hari pada tahun kabisat dimaksudkan untuk penyesuaian penanggalan dengan tahun astronomi.

Tahun kabisat adalah tahun yang habis dibagi empat, tetapi tidak habis dibagi seratus, atau bisa dibagi 400.

Penelitian Amiruddin Hasan tahun 2014 menuliskan ketentuan ini berubah setelah tahun 1582.

Tepatnya, setelah Paus Gregorius XIII melakukan penambahan hari yaitu tanggal 5 Oktober dijadikan tanggal 15 Oktober, atau ada penambahan 10 hari.

Dilansir dari website Departemen Matematika Institut Pertanian Bogor (IPB), sebagian besar orang masih mengingat tahun kabisat sebagai tahun yang hanya habis dibagi empat.

Pemahaman tersebut merujuk pada era pada era sistem kalendar Julian sampai tahun1500-an.

Sistem yang dikenalkan oleh Julius Caesar tersebut, satu tahun pada dasarnya terdiri atas 365 hari.

Namun jumlah itu masih kurang dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan bumi untuk berputar mengelilingi matahari dalam orbitnya (tahun tropis), yakni mendekati 365.25 hari.

Sehingga, masih dibutuhkan waktu 0,25 atau seperempat hari dalam setahun. Untum itu, dibuat aturan, empat tahun sekali ditambah satu hari menjadi 366 hari.

Penambahan hari diletakkan di bulan Februari yang biasanya 28 hari, menjadi 29 hari.

Dilansir dari berbagai sumber, awalnya Februari berjumlah 29 hari dalam sebulan.

Saat tahun kabisat, penambahan satu hari pada bulan Februari, menjadi 30 hari.

Namun, saat August Caesar menggantikan tahta Julius Caesar, ia mengganti salah satu bulan dalam penanggalan menjadi bulan Agustus dari kata August.

Agustus yang mestinya 30 hari, ditambahkan sehari menjadi 31 hari.

Bulan yang diambil harinya untuk ditambahkan pada Agustus disebut-sebut bulan Februari.

Sehingga, dalam penanggalan non-kabisat, Februari hanya menjadi 28 hari.

 

Pewarta: Isnatul Chasanah

Editor     : Heryanto

    Kanal Terkait