Badak Putih Utara, Satwa Langka Yang Dikabarkan Punah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Badak Putih Utara, Satwa Langka Yang Dikabarkan Punah
Badak putih utara (Foto: Instagram Ami Vitale/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Artikel

Badak Putih Utara, Satwa Langka Yang Dikabarkan Punah

Satukanal.com, Nasional – Badak Putih Utara ramai diperbincangkan warganet di media sosial lantaran dikabarkan punah.

Informasi yang didapat dari akun resmi instagram @mongabay.id menyebutkan bahwa mamalia raksasa tersebut tidak bisa bertahan pada keganasan manusia dan sudah resmi punah secara fugsional. Lantas, apakah kabar tersebut benar?

Sejumlah warganet pun menyayangkan hal tersebut dan turut prihatin atas apa yang menimpa mamalia langka ini. Hingga Rabu (09/06/2021), unggahan @mongabay.id itu telah disukai sebanyak 189.841 orang serta dikomentari sebanyak 6.033 orang.

Dilansir dari National Geographic, badak putih memiliki nama ilmiah Ceratotherium simum. Ia merupakan mamalia pemakan tumbuhan atau herbivora. Berat badak putih bisa mencapai empat ton. Sebenarnya, baik badak putih maupun badak hitam memiliki warna yang sama, yaitu abu-abu.

Perbedaannya ada pada bentuk bibir mereka. Badak hitam memiliki bibir atas yang runcing, sedangkan badak putih memiliki bibir persegi. Akibat bentuk bibirnya, badak putih lebih sering mendapat sumber makanan dari rerumputan. Saat mencari makan, ia akan berjalan dengan kepala besar dan bibir perseginya diturunkan ke tanah.

Badak putih hidup berkelompok di dataran berumput Afrika. Betina badak putih bereproduksi hanya setiap 2,5 sampai 5 tahun sekali. Berbeda dengan badak lainnya, badak putih memiliki dua cula. Tanduk badak tumbuh sebanyak tiga inci dalam setahun.Tanduk digunakan oleh betinanya untuk melindungi anak-anaknya, sementara jantan menggunakannya untuk melawan penyerang.

Baca Juga :  Wilayah PPKM Level 2 - 3 Boleh Gelar Resepsi Pernikahan

Nah, selain informasi yang disampaikan di atas. Latas, apa saja fakta-fakta lain terkait mamalia langka ini? Berikut ulasannya:

1. Berusia 55 Tahun

Hewan mamalia ini menjadi salah satu fauna yang sudah lama di bumi. Dari instagram @mongabay.id, spesies ini juga menjadi saksi hidup perubahan bumi karena sudah bertahan sekitar 55 juta tahun lamanya. “Ia mengalami dan bertahan dari keganasan jaman es, gempa bumi besar, hantaman meteor dan saksi hidup perubahan-perubahan di bumi,” tulisnya.

2. Badan Jantan Terakhir Mati

Pada 2018, hanya tersisa badak putih utara di dunia. Dua betina dan satu jantan. Namun, badak jantan yang diberi nama Sudan, mati di usia yang ke-45 Ia mati karena tua.

Saat itu, Sudan merupakan badak berjenis kelamin jantan yang terakhir. Kematian hewan itu tentu menjadi penghalang untuk mengembangbiakkan spesies karena hanya tersisa dua ekor badak betina.

3. Sisa 3 Ekor Badak Betina

Kematian Sudan di tahun 2018 rupanya belum membuat spesies Badak Putih Utara sepenuhnya punah. Hal ini dikarenakan masih tersisa dua ekor badak betina bernama Najin dan Fatu. Diketahui, kedua hewan langka tersebut sempat dirawat di daerah Ol Pajeta Conservacy di Kenya sebelum akhirnya dikabarkan mati pada awal Juni 2021.

Baca Juga :  5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Saat Positif Covid-19

4. Diburu dan Diperdagangkan

Cula badak kerap diburu dan diperdagangkan secara ilegal. Hal ini menjadi awal dari kepunahan badak putih tersebut. Culanya digunakan untuk obat-obatan di China, Taiwan, Hong Kong, dan Singapura.

Sementara, di Afrika Utara dan Timur Tengah cula badak sering digunakan sebagai pegangan belati hias. Penggunaan komersial serta krisis lingkungan hidup, membuat keberadaan badak semakin terancam.

5. Penyelamatan Dari Kepunahan

Berbagai upaya untuk menyelamatkan spesies Badak Putih Utara terus dilakukan. Melansir Africa News, (24/2/2021), para ilmuwan di seluruh dunia kini sedang mencari cara agar bisa memulihkan status punah dari badak putih utara.

Caranya adalah dengan menggunakan telur yang dipanen oleh dua betina dan sperma yang dikumpulkan dari kulit putih utara jantan yang disimpan sebelum mereka mati. Embrio akan dibuahi secara artifisial dan kemudian ditanamkan ke badak putih selatan pengganti.

 

 

Penulis : Adinda
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait