Awak Media Kota Malang Mulai Terima Vaksin Hari Ini - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Awak Media Kota Malang Mulai Terima Vaksin Hari Ini
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Awak Media Kota Malang Mulai Terima Vaksin Hari Ini

SATUKANAL.com, MALANG– Bertempat di Puskesmas kedungkandang Kota Malang, sebanyak 66 orang awak media menjalani vaksin Covid-19 pada hari ini, Kamis (04/03/2021). Vaksinasi tersebut dilakukan secara bertahap karena keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia.

Kegiatan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh para wak media baik cetak maupun elektronik. Sebelum divaksin, seluruh peserta vaksinasi harus emlalui tahapan administrasi serta pemeriksaan tubuh dan tekanan darah.

Para awak media ini telah melalui proses screening terlebih dahulu sebelum sampai di tahap vaksinasi. Mereka juga diharuskan menunggu selama 30 menit untuk dilakukan oservasi pasca di suntik vaksin.

Baca Juga :  Kemenag Hanya Perbolehkan Tarawih Berjamaah di Daerah Zona Aman. Simak Aturannya!

“Alhamdulillah, tidak sakit dan tidak ada efek apapun. Hanya saja ada rasa linu saat vaksin mulai disuntikkan ke area lengan dan mulai masuk di aliran darah,” ungkap salah seorang penerima vaksin.

Meski begitu, tak semua peserta vaksinasi mengalami hal serupa. Ada salah seorang yang mendapat kejadian paccsa suntik yaitu mual. Disebutkan, bahwa kejadian itu berlangsung sekitar 10 sampai 15 menit setelah vaksin dsuntikkan. “Perut saya rasanya tidak enak dan saya merasa mual,” tuturnya.

Ementara itu, dr. Lisna selaku kepala Puskesmas Kedungkandang mengungkapkan bahwa KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi tergolong ringan. Biasanya, kata dia, gejalanya berupa demam dan greges saja. Untuk mengatasinya, hanya perlu minum obat penurun panas saja. “Tidak usah khawatir berlebihan. Kalaupun terjadi bengkak tinggal dikompres saja,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wisata Sumber Torong Park Tak Kunjung Ramai

Lebih lanjut, dr. Lisna juga mengatakan, untuk para awak media yang belum menerima vaksinasi hari ini dapat datang di hari Senin (08/03/2021). Hal ini lantaran, pada hari juga berlangsung vaksin untuk para tenaga kesehatan yang sempat tertunda yaitu sekitar 30-40 orang.

 

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

 

Kanal Terkait