Aturan Terbaru! PNS, TNI, POLRI, BUMN, Swasta Dilarang Cuti Saat Nataru - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Aturan Terbaru! PNS, TNI, POLRI, BUMN, Swasta Dilarang Cuti Saat Nataru
Ilustrasi ASN (Foto: Humas Pemkab Malang)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Aturan Terbaru! PNS, TNI, POLRI, BUMN, Swasta Dilarang Cuti Saat Nataru

Satukanal.com, Nasional – Pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat Pelaksanaan Hari Raya Natal pada tanggal 25 Desember 2021 dan Libur Tahun Baru tanggal 1 Januari 2022 di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam aturan tersebut telah mengatur secara teknis terkait protokol kesehatan hingga larangan cuti. Khusus untuk larangan cuti, akan diberlakukan pada:

  • Aparatur Sipil Negara (ASN),
  • Tentara Nasional Indonesia (TNI),
  • Kepolisian Republik Indonesia (POLRI),
  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
  • Karyawan swasta selama periode libur Nataru.
Baca Juga :  PPKM Level 3 Nataru, Kapasitas Mall Hingga Bioskop Kembali Dibatasi

Selain itu, Instruksi yang ditujukan pemerintah kepada Gubernur dan Bupati serta Wali Kota ini juga berisi tentang peniadaan mudik Nataru kepada warga masyarakat dan masyarakat perantau yang berada di wilayahnya dan apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Himbauan bagi masyarakat untuk tidak berpergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak,” tulis Inmendagri Nomor 62 tahun 2021.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) sekaligus Ketua Umum Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan Korpri mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan cuti dan libur bagi ASN pada Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga :  Resmi! Squid Game Bakal Berlanjut ke Season 2

“Korpri setuju,” jelas Zudan Arif Fakrulloh, Minggu (21/11/2021).

Dukungan itu diberikan, karena kebijakan ini dikeluarkan pemerintah guna melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah juga belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, usai kasus konfirmasi positif yang mengalami kenaikan drastis menjelang hari libur panjang, seperti Natal dan Tahun Baru.

 

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait