Aturan Ganjil-Genap Bakal Diterapkan di Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
PPKM level (Foto: Ilustrasi Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Aturan Ganjil-Genap Bakal Diterapkan di Malang

Satukanal.com, Malang – Pemerintah Kota Malang menyambut adanya ide penerapan ganjil-genap kendaraan sebagai upaya mengurai mobilitas kendaraan selama PPKM.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, pihaknya mendukung rencana penerapan Ganjil-Genap yang dicetuskan Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto untuk mengurai mobilitas kendaraan.

“Pemkot Malang insyallah mendukung itu mas (penerapan ganjil genap). Saya kira ini kan yang namanya Polresta, bagian dari kita. Pastinya mendukung dan membantu,” ujar Sutiaji

Rencana penerapan Ganjil-Genap itu diinisiasi Polresta Malang Kota untuk mengganti kebijakan penyekatan yang diterapkan selama PPKM berlangsung. Sutiaji menilai rencana penerapan Ganjil-Genap itu merupakan kebijakan yang cukup bagus untuk mengurangi tingkat mobilitas kendaraan disejumlah titik jalan. Namun untuk saat ini rencana tersebut masih dalam proses kajian.

Baca Juga :  Permintaan Plasma Konvalesan Kota Malang Menurun

“Ini dikaji nanti. Domainnya Pak Kapolresta Malang Kota. Ide cerdas ya. Ini untuk mengurangi mobilitas orang tentunya. Goalnya kan kesana,” tambahnya

Selama proses pengkajian rencana tersebut, politikus partai Demokrat itu memperkirakan bakal ada pro dan kontra. Namun hal itu wajar terjadi sebab jika memang pada hasil akhirnya dinilai baik, maka masyarakat khususnya Kota Malang pasti akan mengerti dan mengikuti aturan itu.

“Tentu insyallah untuk kebaikan. Hal pertama kalau kebijakan itu mesti kan pro kontra, seperti kebijakan penataan jalan lainnya. Tapi pada akhirnya, kalau sudah tahu hasilnya, insyallah bisa,” tutupnya.

Baca Juga :  Sutiaji Ajak Penyuluh Agama Wujudkan Binadamai dan Nirkekerasan

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menjelaskan, kebijakan ganjil genap ini lebih efektif untuk membatasi kegiatan masyarakat di jalanan berdasarkan Google Activity yang jadi acuan penilaian mobilitas masyarakat saat PPKM berlangsung.

“Saya melihat urgensinya anggota berada lagi di lapangan melakukan penyekatan ini kan rentan juga membawa atau menularkan ke orang lain. Jadi ganjil-genap ini bisa membatasi di wilayah tertentu,” katanya ditemui di Mapolresta Malang Kota, Selasa (31/8/2021).

 

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait