Aturan Baru Perjalanan Darat Saat PPKM Level 4, Simak Ulasannya! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Aturan Baru Perjalanan Darat Saat PPKM Level 4, Simak Ulasannya!
ilustrasi pembatasan perjalanan saat PPKM (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Aturan Baru Perjalanan Darat Saat PPKM Level 4, Simak Ulasannya!

Satukanal.com, Nasional – Penyebutan PPKM Darurat kini berubah menjadi PPKM Level 4. Lantas, bagaimana aturan baru perjalanan darat saat PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021 mendatang?

Perubahan nama tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Aturan tersebut juga mulai berlaku hari ini, Rabu (21/07/2021).

Sama seperti sebelumnya, ada beberapa aturan yang diterapkan termasuk soal bepergian menggunakan transportasi darat baik kendaraan pribadi atau umum. Untuk syarat perjalanan, secara garis besar tak berbeda dengan Imendagri sebelumnya.

Hanya saja, setiap wilayah ditetapkan level kondisinya berdasarkan indikator penyesuaian kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanganan Covid-19 pada Kabupaten dan Kota di wilayah Jawa dan Bali.

Untuk wilayah di Jawa Timur sendiri, ada 12 kota dan kabupaten yang menyandang status PPKM level 4. Wilayah tersebut diantaranya adalah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Blitar dan Kota Batu.

Baca Juga :  Alert! Varian Delta Plus Masuk Indonesia, Simak Fakta-Faktanya

Adapun aturan perjalanan bagi wilayah-wilayah yang yang menyandang status PPKM level 4 dilansir dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat antara lain:

  1. Seluruh bentuk perjalanan orang ke luar daerah dengan moda transportasi darat dibatasi untuk sementara dan dikecualikan bagi pelaku golongan tertentu yaitu pertama, para pelaku perjalanan dengan keperluan aktivitas bekerja di sektor esensial dan kritikal. Kedua, pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak, seperti pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang serta pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal lima orang.
  2. Menunjukkan kartu vaksinasi serta hasil negatif tes RT-PCR 2×24 atau Rapid Test Antigen 1×24 bagi pelaku perjalanan orang jarak jauh dengan moda transportasi darat dari dan ke Pulau Jawa dan Pulau Bali
  3. Menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 2×24 atau Rapid Test Antigen 1×24 bagi pelaku perjalanan orang jarak jauh dengan moda transportasi darat dari dan ke daerah di luar Jawa dan Pulau Bali.
  4. Menunjukkan kartu vaksinasi sebagai persyaratan perjalanan orang ke luar daerah, dikecualikan bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik, pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi satu anggota keluarga, kepentingan persalinan didampingi maksimal dua anggota keluarga serta pengantar jenazah non Covid-19 masimal didampingi lima anggota keluarga.
  5. Membawa dan menunjukkan dokumen bagi pelaku perjalanan ke luar daerah sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2 antara lain Surat Tanda Registrasi atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat serta Surat Tugas yang ditandatangani oleh pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintah) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.
  6. Pelaku perjalanan orang usia di bawah 18 tahun dengan moda transportasi darat dibatasi untuk sementara
Baca Juga :  Pilo Kabel Busi, Si Tanaman Sultan Harga Selangit

Disebutkan pula dalam aturan PPKM Level 4, pengaturan kapasitas maksimal transportasi umum bisa mencapai 70 persen dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat. Kemudian, untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

 

Penulis : Adinda
Editor : Naviska Rahmadani

Kanal Terkait