Atasi Malformasi Pada Buah Stroberi, Dosen IPB University Gunakan Lebah Untuk Penyerbukan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Atasi Malformasi Pada Buah Stroberi, Dosen IPB University Gunakan Lebah Untuk Penyerbukan
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Atasi Malformasi Pada Buah Stroberi, Dosen IPB University Gunakan Lebah Untuk Penyerbukan

SATUKANAL.com, NASIONAL – Dosen muda Institut Pertanian Bogor (IPB) University dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian yakni Nadzirum Mubin, SP, MSi, melakukan kunjungan ke kebun stroberi yang berlokasi di perbatasan Bogor dan Sukabumi pada Selasa (08/12/2020).

Pada kunjungannya tersebut, ia menyampaikan kepada para petani stroberi agar melakukan penyerbukan tanaman stroberi menggunakan bantuan lebah. Proses tersebut dilakukan agar menghasilkan buah stroberi dengan bentuk yang sempurna.

Buah Stroberi merupakan jenis buah yang terbentuk dari bagian reseptakel bunga (bagian ujung bunga dalam melekatkan dan bertumpunya mahkota bunga) yang membengkak. Permukaan buah stroberi memiliki banyak buah sejati (true fruit) atau achene dengan masing-masing satu ovul. Pada achene berisi ovul yang dibuahi, menghasilkan hormon auksin yang memicu perkembangan reseptakel.

“Setiap achene harus dapat dibuahi, buah akan mengalami bentuk yang tidak sempurna (malformasi) jika ada sebagian achene yang tidak dibuahi. Oleh karena itu, tingkat penyerbukan yang rendah merupakan penyebab utama terjadinya malformasi buah,” Ujar Nadzirum.

Baca Juga :  UIN Malang Sediakan Kuota 750 Mahasiswa di SNMPTN 2021

Ia menyampaikan bahwa, penyerbukan pada buah stroberi terjadi melalui adanya kombinasi antara gravitasi dengan angin disekitar tanaman tersebut. Akan tetapi tingkat dari penyerbukan alami pada buah stroberi jarang melebihin 60 persen.

Hal tersebut dikarenakan posisi stamen (organ reproduktif jantan) lebih rendah daripada stigma (organ reproduktif betina). Serta masa penerima stigma terjadi lebih awal, yakni sebelum kepala sari (anter) dari bunga yang sama siap untuk melepaskan serbuk sarinya.

Pada kegiatan tersebut Nadzirum menjelaskan bahwa, bentuk tidak sempurna (malformasi) dari buah stroberi disebabkan karena tidak ada kehadiran dari serangga penyerbuk. Peran serangga penyerbuk dalam proses penyerbukan sangatlah membantu seperti, jenis lebah apis sp, lebah tanpa sengat Tetragonula laeviceps, tawon, lalat Syrpidae dan lain-lain.

Baca Juga :  DP KPR 0 Persen Berlaku Mulai 1 Maret. Simak Ketentuannya

Sekitar 108 spesies serangga dapat membantu proses penyerbukan. Namun, lebah yang merupakan jenis serangga berkoloni lebih unggul dalam proses penyerbukan dibandingkan dengan serangga yang lain.

“Serangga penyerbuk yang efektif adalah yang kelimpahannya tinggi, aktif bergerak dari bunga ke bunga (laju kunjungan tinggi), dan mampu memindahkan banyak polen ke stigma dan lebah menjadi solusi terbaik ketika menginginkan pemanfaatannya sebagai penyerbuk di dalam green house untuk menyerbuki bunga stroberi” ujarnya.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait