Asah Talenta Cybersecurity Daerah, Pemkab Banyuwangi Gelar Hacking Day Competition - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Asah Talenta Cybersecurity Daerah, Pemkab Banyuwangi Gelar Hacking Day Competition
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Asah Talenta Cybersecurity Daerah, Pemkab Banyuwangi Gelar Hacking Day Competition

SATUKANAL.com, BANYUWANGI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Hacking Day Competition 2020 pada Minggu (20/12/2020) dan Senin (21/12/2020). Sebanyak 45 anak setara SMA mengikuti kompetisi ini secara antusias. Ajang yang digelar untuk kedua kalinya ini disebut sebagai ajang untuk mengasah kemampuan anak muda daerah di bidang cybersecurity (keamanan siber).

Kompetisi yang mengusung Capture The Flag (CTF) dengan tipe Jeopardy tersebut dibuka untuk pelajar SMA sederajat. Peserta tergabung dalam sebuah tim yang anggotanya maksimal 3 orang.

Budi Santoso selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Banyuwangi  mengatakan bahwa di era digital seperti sekarang ini ancaman siber di jagad maya ini makin besar. Maka, talenta cybercesurity sangat diperlukan untuk meningkatkan keamanan siber di daerah bahkan nasional.

“Ini jadi arena latihan teknik tentang cybersecurity. Anak-anak yang tertarik di bidang ini bisa berlatih dan mengasah skill-nya di sini. Tim telah menyiapkan sejumlah permasalahan untuk mereka selesaikan dengan teknik-teknik hacking (peretasan),” kata Budi, Senin (21/12/2020).

Baca Juga :  Gajah Oling, Motif Batik Banyuwangi Yang Dipercaya Dengan Unsur Magisnya

Hacking Day Competition 2020 digelar dalam dua tahap. Yakni babak penyisihan yang digelar hari ini, Minggu (20 Desember 2020). Dilanjutkan babak final yang akan dilaksanakan besok, Senin (21 Desember 2020). Penyisihan dilakukan secara daring dengan jumlah peserta 16 tim.

Dalam babak penyisihan ini, setiap tim diwajibkan menyelesaikan 20 soal yang telah disiapkan melalui link. Dua puluh soal tersebut dikelompokkan dalam 5 kategori, yakni reversing, pwning, web, forensik digital, dan Cryptography.

“Mereka akan melakukan crack pada program, men-take over suatu service yang berjalan, mengexploitasi web, hingga melakukan forensik digital. Termasuk mendokumentasikan cara mereka menyelesaikan setiap soal dalam bentuk tertulis. Sehingga kita betul-betul tahu teknik mereka. Selain itu, mereka juga akan melakukan attack dan defense dalam waktu 4-6 jam,” kata Budi.

Baca Juga :  Festival Banyuwangi Kembali Hadir Perdana di Tengah Pandemi Usung Colorfull Hybrid Concept

Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyampaikan bahwa Pemkab Banyuwangi terus berupaya menjaring dan mengasah kemampuan anak muda daerah yang memiliki ketertarikan dan kemampuan di bidang tersebut. Salah satunya, dengan menggelar Hacking Day Competition. Ajang ini dimaksudkan sebagai wadah bagi mereka yang memiliki potensi di bidang cybersecurity.

“Ini bagian dari upaya kami menumbuhkan bakat anak muda daerah di bidang siber yang nantinya akan kita bina dan kerja sama untuk menegakkan keamanan siber di Banyuwangi,” kata Budi.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait