Arthur Irawan dan Komentar Miring Persik Mania - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Arthur Irawan (Foto: Dok. Persik Kediri))
BERITA Kanal Sport

Arthur Irawan dan Komentar Miring Persik Mania

Satukanal.com, Kediri – Mantan pemain PSS Sleman Arthur Irawan resmi berseragam Persik Kediri. Pemain 28 tahun itu diperkenalkan ke publik oleh manajemen Macan Putih untuk memperkuat lini belakang di kompetisi Liga 1 2021/2022.

Kedatangan Artur rupanya tak selalu disambut baik oleh Persik Mania. Bahkan banyak yang menyayangkan kedatangan mantan pemain yang pernah berkarir di RDC Espanola B dan Malaga B tersebut.

Beberapa meme dan postingan mengisi di beberapa grup Facebook menunjukan kekecewaan atas perekrutan mantan pemain PSS itu.

Beberapa postingan itu seperti @ariezona yang mempoting foto Artur dan posting “Lak niat ajur ajuran aku tak mileh mundur ae (Kalau niat rusak saya memilih mundur saja)”.

Ada juga yang memposting “Welcome anak mami …

Yudha ae ratau main malah nekakne iki..” tulis @Dian Febry.

Baca Juga :  Tumbang Lawan Mojosari Putra, Ngawi FC Tak Lolos Group F Liga 3

Namun ada juga yang berkomentar positif seperti @Raswid Gcp Berebes yang menyebut “Di tinggal athur pss seleman gagal menang berati ngapase pss bukan karna athur kan bos ku ngono lak ngbuly eramen sopo ngrti nek persik maine apik berpikir positif aja,” katanya.

Biografi Artur Irawan 

Artur Irawan merupakan pemain yang berposisi sebagai full back, ia mempunyai catatan menarik dikancah persepakbolaan.

Sebelum membela tim Liga 1, Artur sempat menjajaki karir di RCD Espanyol B, dan Malaga B serta Waasland-Beveren. Karirnya di Eropa dimulai pada tahun 2011 hingga 2015.

Pada tahun yang sama yakni 2012, Artur sempat dipanggil oleh Tim Nasional Indonesia.

Kemudian pada tahun 2016, Arthur kembali ke Indonesia, berlabuh di Persija Jakarta, tak genap satu musim ia pindah klub ke Borneo FC, Persebaya Surabaya.

Baca Juga :  Javier Roca: Saya akan Berusaha Kembalikan Persik Seperti Masa Jaya Dahulu

Kemudian tahun berikutnya ia pindah ke Badak Lampung dan pada tahun 2020 hingga tahun ini ia di rekrut PSS Sleman, sebelum akhirnya menetap di Persik Kediri.

Sementara itu, kabar terakhir nama Arthur Irawan menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, khususnya pendukung PSS Sleman. Penampilannya yang buruk dinilai menjadi penyebab kekalahan skuat berjuluk Juku Eja di BRI Liga 1.

Permainan buruk pemain berusia 28 tahun itu membuat banyak pendukung PSS geram. Bahkan di laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya, komentator pertandingan di layar kaca menyebut Arthur Irawan sebagai titik lemah Super Elang Jawa.

 

 

Pewarta: Anis Firmansyah 
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait