Antisipasi Puncak Pandemi Covid-19, Wali Kota Malang Akan Perpanjang Izin Operasional Safe House | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Antisipasi Puncak Pandemi Covid-19, Wali Kota Malang Akan Perpanjang Izin Operasional Safe House
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Antisipasi Puncak Pandemi Covid-19, Wali Kota Malang Akan Perpanjang Izin Operasional Safe House

SATUKANAL.com, MALANG– Izin Operasional Safe House yang merupakan rumah isolasi bagi pasien covid-19 tersebut bakal habis di bulan Januari ini. Rumah yang terletak di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) itu hampir genap beroperasi selama 6 bulan.

Sutiaji selaku Wali Kota Malang berencana akan memperpanjang izin operasional safe houuse yang lokasinya berada di jalan Kawi 41, Kota Malang itu.

”Safe House itu Januari ini habis. Dilihat dari data okupansi RS Lapangan, saya minta pak Sekda untuk meminta kepada ibu Gubernur supaya (izin safe house) diperpanjang. Karena situasi kita semakin parah,” ungkap menerangkan.

Dengan diperpanjangnya izin operasional, diharapkan mampu memaksimalkan relaksasi RS rujukan di Kota Malang. Sebab fluktuasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 semakin hari kian bertambah, sehingga perlu tingkat kewaspadaan tinggi.

Baca Juga :  Ringankan Perekonomian Pekerja Seni dan Pelaku Usaha, Pemkot Batu Berikan BST Profesi

“Apalagi angka keterisian bed di RS Lapangan Ijen Boulevard untuk pasien Covid-19 gejala ringan sampai sedang lumayan tinggi.” Ungkapnya.

Menurut Sutiaji, bahwa sejumlah ahli mengatakan situasi pandemi saat ini belum mencapai puncaknya. Sehinga, dengan berfungsinya Safe House dan RS Lapangan diharapkan dapat memaksimalkan penanganan pasien untuk gejala ringan sampai sedang.

“Epidimolog menyampaikan ini belum puncak-puncaknya. Oleh karena itu dengan berfungsinya Safe House dan RS Lapangan diharapkan memaksimalkan penanganan pasien untuk gejala ringan sampai sedang,” tuturnya.

Baca Juga :  Berstatus Zona Merah, Pertanda Bahaya Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kediri

Lebih lanjut, Sutiaji menyarankan serta mengarahkan beberapa pasien di Safe House untuk dirawat di RS Lapangan karena ketersediaan tenaga kesehatan yang lebih banyak.

“Saya minta pasien di Safe House banyak digeser ke RS Lapangan, karena disana tenaga kesehatan lebih dari 20 orang,” tandasnya

Sebagai informasi, pada Selasa (5/01/2021) total pasien positif covid-19 yang sudah pernah dirawat di RS Lapangan Ijen Boulevard sejak diresmikan sampai (5/01/2021) sebanyak 224 orang, sebanyak 147 diantaranya dinyatakan sembuh. Sedagkan dari 225 bed yang tersedia, ada 58 pasien yang sedang dirawat.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

 

Kanal Terkait