Antisipasi Penularan Covid-19 di Malang, Peserta SBMPTN Wajib Rapid Test Antigen - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Antisipasi Penularan Covid-19 di Malang, Peserta SBMPTN Wajib Rapid Test Antigen
STRAIGHT NEWS

Antisipasi Penularan Covid-19 di Malang, Peserta SBMPTN Wajib Rapid Test Antigen

SATUKANAL.com, MALANG– Ujian Tulis Berbasis Komputer UTBK-SBMPTN yang akan digelar 12 April mendatang, membuat sejumlah daerah penyelenggaranya mulai bersiap.  Seperti halnya dengan Kota Malang yang juga mulai melakukan persiapan.

Persiapan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan berkoordinasi  bersama sejumlah perguruan tinggi di Malang. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19. Apalagi, peserta UTBK-SBMPTN tidak hanya berasal dari Malang raya saja, namun juga dari berbagai daerah.

Sutiaji selaku Wali Kota Malang mengatakan, hingga saat ini baru Universitas Negeri Malang (UM) saja yang telah mengajukan diri bakal menerima peserta UTBK-SBMPTN. “Saat ini yang masuk masih UM. Nanti skemanya tetap sama ya, kami minta untuk tetap Rapid Tes Antigen. Insyaallah begitu,” ungkap Sutiaji.

Baca Juga :  HUT Kota Malang, Sejumlah Mantan Wali Kota Hadir Kenakan Pakaian Khas Malangan

Lebih lanjut, Sutiaji menyebut bahwa aturan pelaksanaan UTBK-SBMPTN akan sama dengan tahun 202 lalu. Peserta bakal diminta untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebelum mengikuti UTBK-SBMPTN.

“Insyaallah peraturan yang akan kami atur nanti, tidak jauh berbeda dengan kemarin. Karena yang mengajukan masih satu, nanti masih akan saya tentukan bagaimana peraturannya,” terangnya.

Sebelumnya, para peserta UTBK-SBMPTN pada tahun 2020 lalu yang berasal dari luar Kota Malang diharuskan untuk membawa surat keterangan sehat atau membawa hasil rapid test untuk menjalani ujian. Peserta juga harus memastikan mandiri bahwa mereka dalam keadaan sehat ketika mengikuti ujian.

Sementara itu, M. Nur Widianto selaku Plt Kabag Humas Pemkot Malang menyebut bahwa terkait teknis pelaksanaan kegiatan kampus diterangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Malang nomor 13 Tahun 2021. “Teknisnya ada di Surat Edaran Wali Kota Malang nomor13 Tahun 2021,” ujarnya.

Baca Juga :  Selamat! Kota Malang Sabet Penghargaan PPD Predikat Terbaik Kedua Kategori Kota

Disebutkan, SE Wali Kota Malang No 13 Tahun 2021 itu berisi tentang pelaksanaan wisuda dalam tatanan normal baru produkstif dan aman Covid-19 bagi perguruan tinggi negeri dan swasta. Namun, dalam surat edaran tersebut juga berisikan teknis tentang penerapan protokol kesehatan yang wajib dijalankan oleh setiap kampus maupun para peserta.

“Adanya kewajiban untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, menyiapkan thermogun, tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Serta wajib melakukan pembatasan peserta dan meminta pihak kampus agar melakukan pengawasan prokes yang ketat,” pungkasnya.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait