Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Masuk Kota Malang Siap-Siap di Rapid Tes - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Masuk Kota Malang Siap-Siap di Rapid Tes
BERITA Kanal Highlight

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Masuk Kota Malang Siap-Siap di Rapid Tes

Satukanal.com, Malang – Berbagai antisipasi cegah peningkatan kasus Covid-19, Rapid Tes secara rendom akan kembali di berlakukan. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, kini juga tengah menyiapkan tiga titik penyekatan jelang Lebaran 1442 H/Tahun 2021.

Tiga titik tersebut disiapkan untuk menindaklanjuti instruksi larangan mudik dari pemerintah pusat. “Teknisnya, masih akan kami bahas, bersama perangkat daerah dan kepolisian. Namun, rencananya, ada tiga jalur (penyekatan),” kata Wali Kota Malang, Sutiaji.

Tiga titik penyekatan tersebut berada di jalur Malang-Pasuruan, jalur Malang-Kediri, dan jalur Malang-Lumajang. Ketiga jalur tersebut menjadi jalur utama keluar-masuk menuju kawasan Malang Raya.

Sementara itu, Pos penyekatan para periode larangan mudik di Kota Malang salah satunya juga akan dibangun di exit tol Madyopuro.

Pihak Polresta Malang Kota juga telah mempersiapkan dua skenario apabila nantinya ditemukan pelangaran. Dua skenario tersebut yaitu, pengendara akan di putar balik dan harus menjalani rapid tes.

Kompol Ramadhan Nasution selaku Kasatlantas Polresta Malang Kota mengatakan bahwa, akan ada rapid test yang diadakan secara acak, yang nantinya disiapkan di Pos penyekatan, salah satunya pada lokasi exit tol Madyopuro.

Baca Juga :  Wisata Petik Jambu Kristal Batu Jual Olahan Online

“Jadi secara random pengendara akan diadakan rapid test,” jelas Kompol Ramadhan Nasution melansir pada laman Radarmalang.

Sementara itu, Apabila para pengendara saat telah dilakukan rapid tes ditemukan hasil reaktif, pihak Polresta Malang Kota akan langsung mengisolasi orang tersebut.

“Nanti kalau ditemukan, tentunya kami akan berkoordinasi dengan satgas dan sesuai instruksinya untuk isolasi ke tempat terdekat selama 5 x 24 jam,” ungkap Kompol Ramadhan Nasution.

Perlu diketahui, Kasatlantas Polresta Malang Kota, menjelaskan terkait dengan fungsi utama dari pos penyekatan di Tol Madyopuro merupakan salah satu penyekat bagi warga non-Malang Raya yang hendak memasuki wilayah Malang.

Pihak Polresta Malang Kota juga akan melihat KTP milik setiap pengendara yang melintas. Apabila pada saat proses pemeriksaan ditemukan pengendara yang bukan berdomisili di Malang Raya, maka Polresta Malang Kota akan meminta pengendara tersebut untuk putar balik.

Baca Juga :  Percantik Coban Jahe, Pengelola Bangun 50 Gazebo Tengah Kali

“Apabila tinggal di Malang Raya tunjukkan KTP atau tanda domisili, kalau ketahuan bukan kami minta putar balik,” jelasnya.

Selain itu, proses penyekatan Polresta Malang Kota juga akan dilakukan acak seperti halnya pemeriksaan rapid tes bagi para pengendara yang melintasi kawasan tersebut. “Bisa jadi malam, atau kapan, seperti saat tahun baru itu,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa, prosedur penyekatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah arus mudik Lebaran. Seperti diketahui, pemerintah melarang mudik pada Idul Fitri tahun ini demi mencegah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Sebagai informasi, Masa berlaku aturan pelarangan jelang mudik lebaran diperpanjang. Dari sebelumnya 10 hari, menjadi satu bulan, yakni mulai 22 April hingga 24 Mei 2021. Hal itu ditetapkan melalui Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 itu diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait