SATUKANAL.COM
Antisipasi Covid-19
BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN

Antisipasi Covid-19, Pondok Gontor Larang Wali Santri Sambang Anaknya

Satukanal – Antisipasi Covid-19, sejumlah daerah telah mengeluarkan kebijakan semi lockdown untuk meminimalkan kegiatan warga di luar ruangan.

Kota Batu, Kota Malang, DKI Jakarta, Kota Bandung, Manado, Banten, dan daerah-daerah lainnya juga meliburkan kegiatan sekolah selama 14 hari.

Kebijakan serupa juga ditetapkan di lingkungan pondok pesantren (ponpes) yang banyak berisikan santri dan santriwati dari berbagai daerah.

Contohnya seperti yang dilakukan Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengeluarkan maklumat berisikan 10 poin untuk antisipasi persebaran virus Corona atau Covid-19.

Pada poin pertama, pihak Pondok Modern Darussalam Gontor mengeluarkan kebijakan pelarangan untuk pertemuan wali murid dengan anaknya.

“Melarang kunjungan wali santri dan tamu sampai batas waktu yang tidak di tentukan,” demikian kutipan poin pertama maklumat yang dikeluarkan pada hari Ahad (15/3/2020).

Jika dalam kondisi terpaksa harus menerima tamu, dianjurkan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Jika terpaksa menerima tamu, maka harus diadakan pengecekan suhu dengan thermometer gun, serta sterilisasi ringan dengan hand sanitizer atau disinfektan.

Hal ini juga mendapat respon dari wali santri, salah satunya Didi, warga Karangploso, Kabupaten Malang yang patuh dengan aturan pondok. Dia mengerti bahwa kebijakan tersebut diambil untuk kebaikan bersama.

Baca Juga :  Satu Pasien Positif Covid-19 di Malang Dinyatakan Sembuh

“Wali santri pasti nurut dengan aturan dari Pondok Modern Darussalam Gontor. Itu juga udah tertera di perjanjian awal pendaftaran dan dilakukan dengan ikhlas,” ujarnya kepada pewarta.

Pihak pondok juga melarang pengiriman paket dari wali santri untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, tetapi jika memang terpaksa, harus disterilkan dengan menggunakan disinfektan.

Pondok Modern Darussalam Gontor menerapkan sistem penjagaan 24 jam yang telah diatur dalam keputusan pondok dan dilakukan secara bergantian.

Pihak pondok juga menyediakan dan mendistribusikan hand sanitizer, disinfektan, thermometer gun, yang ditaruh di tempat-tempat yang dianggap perlu.

Pihak pondok juga menyediakan masker untuk yang sakit. Kedua hal ini dilakukan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor untuk antisipasi persebaran virus Corona atau Covid-19.

Pondok Modern Darussalam Gontor juga menerapkan aturan yang melarang santri dan guru untuk melakukan perjalanan ke luar pondok sampai situasi di Indonesia benar-benar kondusif. Serta melakukan pengawasan secara intensif terhadap kondisi santri, guru dan karyawan yang sakit dengan melibatkan tenaga kesehatan pondok yang ada.

Baca Juga :  Ibunda Presiden Jokowi Tutup Usia di Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Kebiasaan di pondok yang mencium tangan ustadz atau ustadzah merupakan sebagai tanda hormat.

“Soalnya secara nggak langsung kan ustadz atau ustadzah pengganti orang tua selama di pondok,” ujar Mutia, salah satu alumni santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri.

Kebiasaan seperti itu termasuk salaman, berpelukan, kegiatan massal dan kegiatan kontak langsung lainnya juga dilarang menunggu situasi kondisi kembali aman dan kondusif.

Pihak Pondok Modern Darussalam Gontor juga menganjurkan untuk para santri atau santriwati, guru, karyawan agar selalu menjaga kebersihan.

“Meningkatkan kebersihan dengan menjaga wudhu dan mencuci tangan dengan sabun,” jelasnya pada poin kesembilan maklumat tersebut.

Terakhir pihak pondok juga tak lupa selalu mengingatkan agar membaca doa terhindar dari penyakit menular.

Hal ini merupakan bentuk ikhtiar yang ada di dalam Pondok Modern Darussalam Gontor agar terhindar dari penyakit menular ini.

Mengenai batasan waktu maklumat tersebut, masih belum dapat ditentukan hingga kapan maklumat tersebut berlaku.

Karena memang persebaran virus Corona atau Covid-19 ini secara masif menyerang penduduk yang ada di Indonesia.

Editor : Heryanto

Kanal Terkait