SATUKANAL.COM
Antisipasi Corona
BERITA kota malang STRAIGHT NEWS

Antisipasi Corona, Setiap Orang yang Masuk Kampus UM Dicek Suhu Tubuhnya

Satukanal, Malang – Wabah virus corona atau covid -19 membuat berbagai sektor kehidupan di Malang Raya melakukan antisipasi masing-masing. Tidak hanya dunia usaha, sektor pendidikan pun melakukan antisipasi agar penyebaran virus yang menggegerkan dunia ini bisa ditanggulangi.

Salah satunya, dilakukan Universitas Negeri Malang (UM) untuk Antisipasi Corona.

Mulai hari ini (Rabu, 18/3/2020), setiap orang yang hendak memasuki area kampus Universitas Negeri Malang (UM) diperiksa suhu tubuh.

Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan di semua gerbang kampus, mulai dari Jalan Semarang, Jalan Surabaya, Jalan Cakrawala, hingga Jalan Sumbersari.

“Mulai hari ini tadi, sekitar kurang lebih jam 7 atau setengah delapan-an,” ucap Afif Yuhal A selaku Komandan Regu UM kepada wartawan.

Pengecekan suhu badan yang masuk ke kampus UM ini berlaku untuk semua orang. Mulai dari mahasiswa, dosen, pimpinan, hingga tamu umum.

Baca Juga :  Warga Kediri Produksi Gula Rempah, Dipercaya Bisa Tangkal Corona

Afif menyampaikan, yang dipersilakan masuk ke dalam kampus hanya yang bersuhu tubuh di bawah sekitar 38 derajat celcius.

“Yang boleh masuk dari suhu normalnya 35 (derajat celcius). Kalau 40 atau berapa nggak boleh masuk. Harus stop dulu,” katanya.

Apabila yang bersuhu tubuh tinggi itu mahasiswa, maka harus menyerahkan KTM lalu diantar ke Poliklinik.

Begitu juga dengan pegawai, langsung diantar ke Poliklinik untuk diperiksa.

Pengecekan suhu tubuh ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Ini untuk sampai kapannya tanggal berapa kami nunggu perintah pimpinan,” ungkapnya.

Sebagai tambahan, UM juga membentuk satuan petugas kewaspadaan coronavirus disease 2019 dalam rangka menanggulangi penyebaran virus corona yang statusnya menjadi pandemi.

Layanan yang diberikan satgas adalah siap siaga selama 24 jam apabila ada keluhan dari keluarga UM, menjadi rujukan apabila terdapat Orang Dalam Pantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pantauan (PDP), melakukan sterilisasi terhadap seluruh gedung dan ruangan, pembentukan protokol kesehatan, hingga melengkapi sarana kebersihan di setiap lingkungan mulai dari hand sanetizer, tissue kering, dan tempat sampah.

Baca Juga :  Dinkes Kota Malang Benarkan Ada Mahasiswa UB Suspect Corona, Sekarang Dirawat di RSSA

Berdasarkan surat edaran Rektor UM yang dikeluarkan pada tanggal 16 Maret 2020, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seluruh civitas akademika UM dalam rangka penanggulangan penyebaran COVID-19.

Pertama, para dosen agar mengondisikan perkuliahan dalam jaringan atau online melalui Sipejar atau media lainnya. Kedua, menghindari kumpulan masa yang melebihi 10 orang.

Ketiga, para dosen dan tenaga kependidikan jika tidak ada tugas tambahan disarankan untuk tetap di rumah.

Upaya itu didasarkan pada surat edaran rektor UM yang ditindaklanjuti oleh Wakil Rektor III yang diteruskan ke seluruh fakultas dan jurusan.

Editor : Heryanto

Kanal Terkait