Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Vaksin, Ketahui Kontraindikasinya! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Vaksin, Ketahui Kontraindikasinya!enisnya
ilustrasi vaksin Covid-19 (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Straight

Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Vaksin, Ketahui Kontraindikasinya!

Satukanal.com, Nasional – Kini anak usia 6-11 tahun bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Hal tersebut sejalan dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Sementara rekomendasi dari IDAI juga menyusul izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyetujui penggunaan vaksin Sinovac, baik itu CoronaVac dan vaksin Covid-19 Bio Farma, untuk digunakan pada anak usia 6-11 tahun.

Pemberian vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun juga dianggap penting. Sebab, data IDAI menyebut bahwa jumlah anak di Indonesia yang mengidap Covid-19 tergolong tinggi dibandingkan negara lain.

Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun baru akan dilakukan setelah percepatan vaksinasi lansia dimulai. Keputusan ini dikatakan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Baca Juga :  Ada 11.000 Tiket Kereta Gratis dari PT KAI, Ini Syarat Mendapatkannya!

Ketua BPOM, Penny Lukito, menyebut vaksin Sinovac aman diberikan untuk anak usia 6-11 tahun berdasarkan dari hasil uji klinik fase 2 yang menunjukkan bahwa imunogenisitas vaksin tersebut mencapai 96,5 persen.

Namun IDAI menyebut, vaksinasi Covid-19 pada anak 6-11 tahun tidak direkomendasikan jika anak memiliki kontraindikasi, seperti:

  1. Defisiensi imun primer
  2. Penyakit autoimun tidak terkontrol
  3. Penyakit sindrom Gullian Barre yang merupakan salah satu jenis penyakit autoimun. Sindrom Gullian Barre atau Gullian Barre Syndrome (GBS) merupakan suatu peradangan yang terjadi di akar saraf tulang belakang, mulai dari leher, tangan sampai kaki. Kondisi ini juga bisa meluas sampai ke saraf kranial.
  4. Mielitis transversa, kondisi peradangan pada satu bagian di saraf tulang belakang.
  5. Acute demyelinating encephalomyelitis (ADEM), jenis peradangan langka yang berdampak pada otak dan sumsum tulang belakang dan biasanya menyerang anak-anak.
  6. Anak dengan kanker dan menjalani kemoterapi atau radioterapi
  7. Anak yang sedang menjalani pengobatan imunosupresan atau sitostatika berat. Imunosupresan digunakan untuk menekan sistem imun sedangkan sitostatika untuk membunuh atau memperlambat perkembangan sel-sel kanker.
  8. Anak demam 37,5 derajat Celcius atau lebih
  9. Anak baru sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan
  10. Anak baru melakukan imunisasi lain kurang dari 1 bulan
  11. Anak atau remaja yang sedang hamil
  12. Anak dengan hipertensi dan diabetes melitus atau penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali.
Baca Juga :  Fitur "Add Yours" Instagram, Kominfo Ingatkan Potensi Pencurian Data Pribadi

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait