Aksi Mahasiswa Sentil Proyek Pembangunan Tugu Alun-alun Mojokerto - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
F537A4FB-80D4-4144-8690-0C47A0F47014-5857b687
Spanduk yang dipasang di area pembangunan Alun-alun Kota Mojokerto
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Aksi Mahasiswa Sentil Proyek Pembangunan Tugu Alun-alun Mojokerto

satukanal.com, Mojokerto – Sejumlah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mojokerto menyoroti proyek revitalisasi Alun-alun Kota Mojokerto yang menelan anggaran senilai Rp2,3 milyar.  Sejumlah mahasiswa turun jalan memasang spanduk bertuliskan ‘Proyek Prank’ di area pembangunan tugu alun-alun Kota Mojokerto.

Ketua Umum HMI Cabang Mojokerto, Elang Teko Kusuma mengatakan, aksi digelar karena HMI Cabang Mojokerto melihat banyaknya kejanggalan dalam revitalitasi Alun-alun Kota Mojokerto.

“Yang menjadi kebutuhan masyarakat adalah kebutuhan ekonomi dan recovery ekonomi,” tandasnya.

Menurut dia, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah seharusnya lebih fokus dalam pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, aksi tersebut sebagai bentuk kritis HMI Cabang Mojokerto terhadap Pemkot Mojokerto.

Elang menegaskan, dengan sejumlah proyek mangkrak, seharusnya Pemkot Mojokerto melakukan evaluasi kinerja. “Karena dari 9 September 2021 proyek ini sudah mulai dikerjakan sampai saat ini masih banyak kejanggalan, dari CV yang menghilang dan lainnya. Sehingga kita menuntut Pemkot Mojokerto untuk evaluasi kinerja, padahal Alun-alun dan Skywalk adalah obyek vital yang akan dibangun,” paparnya.

Dua proyek obyek vital tersebut merupakan sebuah inovasi. Namun jika inovasi tidak direncanakan secara matang maka sama saja. Aksi mahasiswa tidak akan berhenti di sini juga, namun HMI Cabang Mojokerto akan menggelar webinar dengan mengundang Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

“Aksi seperti ini akan rutin kita gelar. Sebagai mahasiswa jika tidak mengkritik secara terus-terusan, Wali Kota tidak akan mendengar. Kami minta agar APH (Aparat Penegak Hukum) untuk turun karena setelah kami mengkaji proyek ini tidak akan selesai tahun ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, Tugu Alun-alun akan diubah dengan bangunan tugu Majapahit setinggi 45 meter sebagai representatif kemerdekaan RI Tahun 1945 dan dilengkapi tangga menyerupai umpak setinggi delapan meter dan kolam berbentuk Surya Majapahit diameter 17 meter.

Namun,  proyek pembangunan rehabilitasi tugu Alun-alun Kota Mojokerto senilai Rp2,3 milyar dari Aggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Mojokerto 2021 sejak dua pekan mangkrak.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto, Erijanto Mukti Wibowo  menjelaskan, mangkraknya pekerjaan proyek rehabiltasi alun-alun Kota Mojokerto itu lantaran terjadi miss komunikasi antara pekerja di lapangan dengan pihak CV Indra Prasta selaku pelaksana proyek.

Baca Juga :  Keinginan Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria Sebelum Meninggal Dunia

“Kami sudah mendatangi direkturnya ke Jogja. Ternyata ada miss komunikasi anatar pekerja di lapangan dan pihak CV Indra Prasta,” jelasnya.

Akan tetapi, ditanya terkait miss komunikasi, ia enggan memberikan keterangan.

Masih kata Eri, Pertemuan dengan direktur CV Indra Prasta menghasilkan surat pernyataan bahwa akan berkomitmen melanjutkan pembangunan. Menurutnya, proses pengerjaannya berpotensi molor dari jadwal yang telah dijadwalkan. Yang semula ditargetkan selesai pada 23 Desember 2021.

“Pihak direktur sudah berkomitmen untuk meneruskan proyek pembangunan. Kayaknya akan selesai pada tahun 2022. Tapi mereka sanggup membayar denda jika  molor hingga tahun 2022,” ungkapnya.

Pewarta : Hermansyah

Editor : Danu S 

  • FC228B4B-D32F-4914-84FA-FE4AE035E69A-3902d389
    FC228B4B-D32F-4914-84FA-FE4AE035E69A-3902d389
  • 7DB01565-90AD-43CE-BA2C-791744093D5D-25f2befe
    7DB01565-90AD-43CE-BA2C-791744093D5D-25f2befe

Kanal Terkait