Akhir Tahun, BNNK Blitar Gerilya Tes Urine di Puluhan Sekolah | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Akhir Tahun, BNNK Blitar Gerilya Tes Urine di Puluhan Sekolah

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blitar kian gencar memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan tes urine kepada siswa tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Blitar. Tak hanya diberikan pemakanan bahaya narkotika, para pelajar juga di tes urine untuk memonitor penggunaan narkoba di kalangan anak sekolah.

Kepala BNNK Blitar, AKBP Bagus Hari Cahyono melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Slamet Susanto, mengatakan kegiatan ini merupakan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba terhadap murid-murid sekolah di tingkat SMP dan SMA dengan tujuan akan semakin banyak anak-anak dan remaja yang menyadari bahayanya narkoba dan menghindarinya sejak dini.

“Kegiatan ini sebenarnya adalah tindak lanjut dari kegiatan pemberdayaan masyarakat di ranah dunia pendidikan. Sebelumnya sekolah-sekolah yang kita kunjungi telah mengikuti workshop yang kita gelar beberapa bulan lalu. Dari sini kita ingin melihat apakah sekolah-sekolah itu sudah melaksanakan yang namanya Aksi Sekolah Bersih Narkoba (ASBN), salah satu poinya kurikulum anti narkoba dalam mata pelajaran, baliho-baliho anti narkoba dan tes urine,” papar Slamet Susanto.

Terkait tes urine, Slamet menjelaskan tujuan pemeriksaan dilakukan untuk pencegahan sedini mungkin, karena tingkat kekhawatiran yang luar biasa terhadap pengaruh negatif di luar sekolah terutama di lingkungan siswa masing-masing. Tak hanya siswa, tes urine juga diikuti oleh guru dan karyawan sekolah. Ini dilakukan untuk memastikan sekolah benar-benar bersih dari pengaruh narkoba.

“Ini program setiap tahun. Harapan kita nantinya seluruh sekolah bisa melaksanakan program ini. Baik untuk sekolah yang berada di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yakni SMA/SMK, SMP dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dan juga madrasah dibawah naungan Kemenag,” tegasnya.

Lebih dalam Slamet menyampaikan, di akhir tahun ini BNNK Blitar melaksanakan tes urine di 20 madrasah dan 20 SMA/SMK yang menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

“Harapannya, karena ini program pemberdayaan maka outputnya masyarakat bisa lebih berdaya. Artinya punya daya tangkal terhadap bahaya narkoba. Dengan program-program ini anak-anak pelajar maka akan terbentuk mind set yang menolak narkoba sejak dini, sehingga mereka punya daya tangkal yang tangguh terhadap narkoba. Ini upaya kita untuk meminimalisir pecandu narkoba,” pungkasnya.(*)

Kanal Terkait