Ajang Seni Rupa Lintas Generasi N-Battleground Berakhir - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ajang Seni Rupa Lintas Generasi N-Battleground Berakhir
BERITA

Ajang Seni Rupa Lintas Generasi N-Battleground Berakhir

Satukanal.com, Malang – Gelaran pameran kesenian N Battleground yang dikelar oleh Badan Pengurus Harian (BPH) Seni Rupa Dewan Kesenian Malang (DKM) ditutup hari ini (13/4).

Event yang berlangsung di Jalan Majapahit, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen ini tak hanya untuk menggalang seniman lintas generasi di Bhumi Arema, namun juga ajang untuk mempertontonkan capaian-capaian artistik kekinian para seniman.

Masing-masing seniman mempertontonkan tema, ide dan gagasan yang berbeda. Karya yang diusung pun beragam. Seperti lukisan, patung, instalasi dan media art.

“Acara ini melibatkan 46 seniman individual maupun perwakilan sejumlah komunitas di Malang. Sangat bagus, melihat begitu banyaknya pelaku seni disini dengan capaian-capaian artistik yang luar biasa,” ungkap Kurator Pameran N- Battleground, Akhmadi Budi Santoso.

Baca Juga :  Sepi Gelaran, Penjualan Mawar Kusam

Guna menunjukan perkembangan seni rupa daerah, rencananya gelaran ini akan dilaksanakan setiap dua tahun. Ia ingin agar pameran N- Battleground dapat dirasakan penikmat seni dan masyarakat umum.

Dengan menyaksikan karya dari seniman yang jarang dipamerkan di Malang. Mulai dari seniman yang sudah go-internasional, komunitas perupa, dosen, guru seni, seniman muda sampai mahasiswa.

Beberapa seniman yang unjuk kebolehan dalam pameran ini. Seperti Gatot Pujiarto, seniman yang telah banyak menghasilkan karya-karya bertema ekplorasi ketidaknormalan, keganjilan dan tragedi kehidupan sehari-hari. Pengaplikasiannya dengan menggunakan beragam media contohnya kain perca, sobekan kertas dan acrylic.

Baca Juga :  Wabup Buka Puasa Bareng Tenaga Migran

Karya-karyanya telah dipamerkan dalam berbagai event bergengsi di Indonesia dan luar negeri. Art fair di Singapore, pameran tunggal di Hongkong dan Shanghai China tahun 2019 merupakan beberapa prestasi yang diraih.

 

 

 

 

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait