SATUKANAL.COM
Air Terjun Dholo Roboh
Foto : Lokasi rest area di desa Besuki Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Air Terjun Dholo Diterjang Angin Puting Beliung

SATUKANAL, KEDIRI – Air Terjun Dholo tepatnya di Desa Besuki Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri diterjang angin puting buliung, yang mengakibatkan Rest Area di kawasan Pariwisata itu roboh. Selasa (10/3/2020).

Slamet Turmudi, Pelaksana Tugas (PLT) BPBD Kabupaten Kediri saat dihubungi Satukanal.com membenarkan kabar robohnya rest area yang baru di sahkan Pemerintah Kabupaten Kediri pada awal tahun 2020 ini.

”Angin puting beliung terjadi pada hari Senin (9/3/2020) pada pukul 21.30, menyebabkan robohnya salah satu bangunan dan membuat beberapa bangunan gentengnya berjatuhan,” ujar Slamet, Selasa (10/3/2020).

Rest Area Air Terjun Dholo Roboh

Sementara itu, penyebab terjadinya roboh tersebut menurut Slamet, dikarenakan pondasi bangunan yang kurang kuat, sehingga tidak kuat menahan terjangan angin yang cukup kencang.

Baca Juga :  IAIN Kediri Hentikan Seluruh Kegiatan di Kampus Hingga Awal April

“Info sementara memang Rest Area di kawasan Pariwisata itu diterjang angin, namun berdasarkan pemeriksaan sepertinya dari sisi bangunannya agak sedikit ada kesalahan, ada penyangga yang salah,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kondisi bangunan yang belum selesai di bangun tersebut harus mengulang kembali pembangunan karena kondisi salah satu bangunan roboh total.

“Tidak ada korban jiwa, dan saat ini masih asesment BPBD bersama TNI dan Polri bersama-sama dengan masyarakat sekitar membersihkan puing-puing dan genteng yang berjatuhan,” ungkapnya.

Lebih lanjut slamet mengatakan, saat ini BPBD melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk menaksir jumlah kerugian yang dialami akibat kejadian tersebut.

Baca Juga :  Siapkan Kader untuk AG1, Muhammadiyah Inten Komunikasi dengan Parpol- Parpol Berikut

“Tindak lanjutnya koordinasi dengan dinas pariwisata Kabupaten Kediri, agar kami mengetahui berapa kerugian yang didera akibat kejadian ini,” katanya.

Atas kejadian ini pula, Slamet menghimbau kepada seluruh warga di Kabupaten Kediri untuk lebih berhati-hati dimusim hujan ini, karena angin kencang akanterus menghantui Kabupaten Kediri hingga akhir Maret mendatang.

“Angin kencang akan terjadi hingga bulan maret ini. Imbauan warga terkait angin sebisanya masyarakat Kediri membersihkan pohon-pohon yang sekiranya membahayakan, pohon-pohon yang sekiranya sudah lapuk dan berpotensi juga harus di potong untuk menghindari pohon tumbang,” tutupnya.

Pewarta : Muchlis Ubaidhillah

Editor : Heryanto

    Kanal Terkait