75 Persen Pembelajaran UB Bakal Dilaksanakan Secara Daring - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
75 Persen Pembelajaran UB Bakal Dilaksanakan Secara Daring
BERITA HIGHLIGHT

75 Persen Pembelajaran UB Bakal Dilaksanakan Secara Daring

Satukanal.com, Malang – Pembelajaran Universitas Brawijaya (UB) bakal menerapkan sistem blended learning, dimana sebagian besar akan dilaksanakan secara daring.

Keputusan tersebut  disampaikan melalui Surat Edaran Rektor Terkait Perkuliahan Tahun Akademik 2021/2022. Dalam Surat Edaran, Senin (3/05/2021) itu menyebutkan bahwa perkuliahan tahun akademik 2021/2022 akan diselenggaran dengan 75 persen (dalam jaringan) dan 25 persen luring (luar jaringan).

Disebutkan, bahwa mahasiswa yang diperbolehkan hadir dalam kegiatan pembelajaran di kampus adalah mahasiswa semester I, Semester II dan mahasiswa yang sedang menyusun Tugas Akhir. Artinya, selain mahasiswa yang disebutkan di dalamnya tetap melakukan pembelajaran secara daring.

Meski demikian bagi mahasiswa yang hadir di kampus mengikuti pembelajaran, diwajibkan  mendapat persetujuan dari orangtua atau wali mahasiswa. Mahasiswa yang tidak diperbolehkan oleh orang tua atau walinya, maka tidak diperbolehkan mengikuti kuliah secara luring.

Sementara itu, pelaksanaan pembelajaran luring UB akan dilaksanakan dengan memperhatikan jarak antara mahasiswa yakni minimal satu meter serta diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  LaporSam, Aplikasi Pemkot Permudah Masyarakat Laporkan Lokasi Hingga Korban Bencana

Perkulihan juga akan dioptimalkan dengan kelas kolaboratif dan partisipatif secara project base. Artinya, mahasiswa akan banyak melakukan kegiatan yang berbasis project dalam proses pembelajarannya.

Lebih lanjut, terkait pelaksanaan praktikum mahasiswa juga diperbolehkan dilaksanakan secara luring dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat serta wajib dilakukan pengawasan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dari masing-masing fakultas atau program studi.

Adapun, informasi surat edaran tersebut telah diinformasikan lewat media sosial instagram resmi @univ.brawijaya. Keputusan ini sontak memunculkan berbagai komentar dari warganet yang mayoritas adalah mahasiswa UB sendiri.

Sebagian besar komentar menyebutkan keberatan atas kebijakan tersebut. Bahkan ada yang memprotesnya karena menganggap mahasiswa semester 5 lah yang lebih pantas mendapat pembelajaran secara langsung.

“Mending semester 5 lah yang luring, kan udah mulai banyak yang ambil cuti, jadi massanya lebih dikit,” tulis akun @ridhoddt_

Baca Juga :  Larangan Mudik, PT KAI Bakal Hentikan Operasional Kereta Jarak Jauh

Meski begitu, ada pula yang berkomentar positif terkait keputusan tersebut. “Yang semester 5 ngalah dulu sama adek-adek yang belom pernah ngampus yak,” tulis akun @daffaarchs.

Tak jarang, sebagian besar dari komentar menanyakan terkait tata aturan keputusan tersebut secara lebih terperincinya. Misalnya, mengenai sistem pembelajarannya atau hal lain seperti, bagaimana jika ada mahasiswa yang tidak diizinkan orang tua.

Terlepas dari segala komentar yang muncul dari warganet instagram, keputusan yang diterapkan itu telah dipertimbangkan dari hasil rapat pimpinan UB tanggal 21 April 2021 yang merujuk pada Peraturan Rektor Nomor 35 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Kampus Tangguh Universitas Brawijaya dalam Masa dan Pasca pandemi Covid-19 serta mempertimbangkan angka persebaran Covid-19 di Indonesia terbaru.

 

 

Pewarta : Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait