SATUKANAL.COM
6 Mahasiswa UM Kini Berada di China, Bagaimana Nasib Mereka?
Eli Eliyanah selaku direktur kantor bagian HI UM di gedung rektorat UM (Foto : Sherla/Satukanal)
BERITA ISU PILIHAN

6 Mahasiswa UM Kini Berada di China, Bagaimana Nasib Mereka?

SATUKANAL, MALANG – Wabah Virus Corona masih menjadi perbincangan dunia Internasional.

Hingga hari ini penderita dan korban yang meninggal terus berjatuhan.

Penanganan terus dilakukan China demi melindungi warganya dari virus ini.

Pemerintah Indonesia sendiri juga terus berupaya meningkatkan koordinasi dengan pihak China untuk mengetahui kabar tentang warga negara Indonesia yang berada di China termasuk para pelajar.

Universitas Negeri Malang menyatakan bahwa setidaknya ada 6 mahasiswanya kini juga sedang ada di negara China.

Para mahasiswa tersebut sedang menempuh program 3+1 yang merupakan program pertukaran pelajar selama 1 tahun.

“Mahasiswa kami sedang menempuh program pertukaran pelajar di Guangxi Normal University yang berada di Kota Guilin, Provinsi Guangxi”, ungkap Evi Eliyanah selaku Direktur kantor bagian Hubungan Internasional UM.

Evi juga menjelaskan tentang kondisi mahasiswanya ynag sedang ada di China.

Baca Juga :  Tambah Lagi 16 Orang, Total Positif di Kabupaten Kediri Capai 96 Kasus

“Guilin lokasinya jauh dari Wuhan, namun kita sudah mengontak pihak universitas di sana, agar anak-anak diperhatikan. China juga sudah melakukan precautionary methods measure. Jadi semua orang yang mau masuk ke asrama Internasional dimana mahasiswa kami tinggal semuanya harus pakai masker dan cuci tangan dulu semuanya harus steril,” ujarnya.

Selain mahasiswa tidak diperbolehkan keluar dari asrama, makanan yang disediakan bagi para mahasiswa dengan catering oleh pihak kampus.

Pihak kampus meyakinkan bahwa catering ini terjamin kebersihannya.

“Saat ini kami ingin agar semua tidak panik, dan kami percaya bahwa rekan di kampus juga sangat proaktif saat kita minta anak-anak diperhatikan juga. Pihak kampus China juga bertanggung jawab kepada banyak mitra jadi mereka juga harus mengambil langkah-langkah yang konkret dan baik dalam menangani wabah ini,” imbuh Evi.

Baca Juga :  Pelayanan Kesehatan Tetap Buka Selama Lebaran, Berikut Konfirmasi Dinkes Kota Malang

Alumni UM ini juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan pihak Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI di Beijing yaitu Yaya Sutarya.

“Tetap koordinasi dengan bapak Yaya untuk memantau bagaimana kondisi di Guilin, misal apa ada precautionary atau pemerintah Indonesia akan menarik. Namun, sampai saat ini tidak ada policy untuk memulangkan mereka karena beresiko,” tambahnya.

Rencananya para mahasiswa ini akan kembali ke Indonesia pada Juli tahun ini.

Dengan adanya wabah virus corona ini diharapkan semua mahasiswa tetap waspasa dan para orang tua bisa tenang.

“Harapan dari saya semoga wabah ini bisa segera ditemukan jalan keluar dan semoga anti virus dapat ditemukan serta situasi segera kondusif,” pungkas alumni University of Melbourne.

Pewarta : Sherla Naya

Editor : Heryanto

    Kanal Terkait