5 Senjata Anggota Polres Tulungagung Disita, Ini Sebabnya | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

5 Senjata Anggota Polres Tulungagung Disita, Ini Sebabnya

5 senjata api (senpi) anggota Polres Tulungagung disita. Penyitaan itu dilakukan saat pemeriksaan senjata api organik milik anggota Polres oleh seksi Propam Polres Tulungagung. Kasi Propam Polres Tulungagung, Ipda Djatmiko menjelaskan penyitaan senjata ini.

Penyitaan dilakukan lantaran ijin memegang senjata anggota yang bersangkutan sudah habis dan gagal dalam mengikuti tes psikologi pemegang senjata.

“Suratnya sudah mati, mengajukan permohonan memegang senata tapi enggak lulus psikologi akhirnya ditarik,” ujar Djatmiko.

Di Mapolres Tulungagung sendirn ada sekitar 306 anggota yang memegang senpi.

Pemeriksaan senjata api tidak bisa dilakukan serentak lantaran ada sebagian angota yang sedang piket ataupun dinas luar kota.

Namun pihaknya memberikan tenggat hingga hari (rabu, 18/12/10) ini bagi pemegang senpi untuk memeriksakan senpinya.

Untuk memegang senpi, anggota harus memenuhi beberap apersyaratan.

Di antaranya harus lulus tes psikologi pemegang senjata api. Lalu harus mendapatkan izin dari istri, dari atasan langsung dan dari Kapolres.

Anggota pemegang senpi juga sedang tidak dalam kondisi labil.

Jika salah satu tidak disetuju atau tidak terpenuhi, maka anggota tersebut tidak boleh memegang senjata api.

“Pesan dari Kapores, masalah senpi harus benar-benar selektif,” kata Djatmiko.

Pemeriksaan senpi ini dilakukan untuk persiapan jelang operasi lilin yang akan dilakukan jelang Natal 2019 dan tahun baru 2020.

“Tujuan dari pemeriksana ini anggota Polri yang mengikuti operasi siap diri, siap senjata dan siap lain-lainya,” tandasnya.

Kanal Terkait