5 Nama Lain Indonesia Yang Populer di Dunia - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
5 Nama Lain Indonesia Yang Populer di Dunia
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

5 Nama Lain Indonesia Yang Populer di Dunia

SATUKANAL.com, NASIONAL– Sejarah panjang bangsa Indonesia, menjadikan negara ini dikenal dengan berbagai nama lain populer di dunia. Hal ini menjadi wajar ketika Indonesia dikenal  sebagai bangsa yang kaya akan keanekaragaman hayati dan latar belakang budaya yang kental.

Bahkan sebelum nama Indonesia tercetus dan dijadikan sebagai nama resmi selama bertahhun-tahun, Indonesia memiliki banyak julukan yang memiliki kisah historis tersendiri. Nama Indonesia sendiri berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19.

Dikutip dari liputan6.com, nama Indonesia diperkenalkan pertama di seluruh dunia oleh James Richardson Logan pada1850. Setelahnya kemudian oleh Ki Hajar dewantara (Suwardi Suryaningrat) menjadi sarjana pertama yang memperkenalkan Indonesia dalam ranah politik.

Berikut nama lain Indonesia yang populer di dunia:

1. Nusantara

Nusantara tercatat dalam literatur berbahasa Jawa Pertengahan (abad ke-12 hingga ke-16) untuk menggambarkan konsep kenegaraan yang dianut Majapahit. Nusantara berasal dari dua kata bahasa Sansakerta, yaitu nusa yang berarti ‘pulau’ dan antara yang berarti ‘luar’.

Nusantara digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar Majapahit (Jawa). Setelah sempat terlupakan, pada awal abad ke-20 istilah ini dihidupkan kembali oleh Ki Hajar Dewantara sebagai salah satu nama alternatif untuk negara merdeka pelanjut Hindia Belanda yang belum terwujud.

Baca Juga :  Catat! Ini Syarat Terbaru Perjalanan Dalam Negeri Mulai 1 April 2021

2. Zamrud Khatulistiwa (The Emerald of Equator)

Indonesia mendapat julukan ini bukan hanya karena terletak di garis khatulistiwa tetapi juga karena banyaknya pulau dan hutan hijau yang subur. Zamrud diambil dari batu Zamrud (emerald). Penyebutan ini karena jika dilihat dari angkasa gugusan kepulauan Indonesia nampak hijau menyejukkan layaknya batu zamrud.

Indonesia yang terletak tepat di bawah garis khatulistiwa membuatnya mendapatkan cahaya yang cukup untuk mendukung keanekaragaman hayati. Hingga kemudian, Indonesia dikenal sebagai Zamrud Khatulistiwa. Hal ini dikemukakan oleh Eduard Douwes Dekker (Multatuli), seorang penulis Belanda abad ke-19, untuk menggambarkan keindahan alam negara dalam salah satu suratnya.

3. Bumi Pertiwi atau Ibu Pertiwi

Ibu Pertiwi berasal dari bahasa Sansekerta pṛthvi atau juga pṛthivi, yang berarti dewi dalam agama Hindu atau Bumi dalam Bahasa Indonesia. Sebagai pṛthivi mata, Ibu Pertiwi merupakan personifikasi nasional Indonesia sebagai perwujudan tanah air, yang merujuk kepada negara dan tanah di mana orang-orang lahir. Secara harfiah tanah dan air merupakan ekspresi idiomatic untuk mengarah pada rumah atau tempat asal usul.

Baca Juga :  Kemenkumham Pastikan Pemerintah Tak Pungut Sepeser pun dari Royalti Lagu

4. Nederlandsch Oost-Indie

Karena Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun lamanya, maka orang-orang Belanda memberikan nama Indonesia dengan Nama Nederlandsch Indie. Bangsa Belanda untuk pertama kalinya datang ke Indonesia dalam tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Pada zaman penjajahan Belanda ini, bahkan hampir seluruh orang Eropa dulu menyebut Indonesia sebagai Nederlandsch Oost-Indie

5. Hindia

Jauh sebelum dikenal dengan nama Republik Indonesia, Hindia digunakan masyarakat internasional untuk menyebut tanah Indonesia. Nama Hindia diciptakan oleh Herodotus, ahli ilmu sejarah asal Yunani. Nama Hindia ini menjadi terkenal sesudah bangsa Portugis di bawah pimpinan Vascvo da Gama menyusur sungai Indus tahun 1498 Masehi.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait