5 Kisah Horor Viral Yang Terjadi di SMA Tugu Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
5 Kisah Horor SMA Tugu Kota Malang Yang Sering Terjadi
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

5 Kisah Horor Viral Yang Terjadi di SMA Tugu Kota Malang

Satukanal.com, Malang – Bukan hanya memiliki beragam pariwisata dan kulinernya, Malang pun memiliki satu cerita horor yang begitu melegenda. Bagi kalian arek Malang asli atau pernah singgah beberapa saat di Malang, pasti pernah sesekali mendengar soal cerita kisah horor di SMA Tugu, sebuah komplek SMA yang terdiri dari SMA 1, SMA 3, dan SMA 4 Negeri Malang.

Konon katanya, bangunan sekolah ini sudah berdiri sejak tahun 1931, sehingga menyimpan banyak misteri yang membuat bulu kuduk berdiri. Gedung tersebut dulunya dirancang oleh Ir. W. Lemei dan selesai dibangun pada tahun 1931.

Dahulunya gedung sekolah di SMA Tugu tersebut bernama HBS (Hoogere Burger School) yang artinya Sekolah Tinggi Warga Negara, yaitu Sekolah Menengah Belanda. Sedangkan AMS (Algemeene Middelbare School) yang merupakan Sekolah Menengah Umum.

Tiga gedung SMA ini disebut SMA Tugu lantaran terletak di Jalan Tugu. Posisinya begitu strategis, yaitu di sekitar Alun-Alun Bundar yang merupakan pusat pemerintahan Malang yang baru. Pembangunan gedung ini pun hampir bersamaan waktunya dengan pembangunan balaikota Malang.

Sejak bangunan tersebut berdiri nampaknya berbagai cerita horor sering terjadi di kompleks sekolahan ini. Penasaran kan, berikut adalah beberapa rangkuman dari Satukanal.com terkait kejadian horor di SMA Tugu Kota Malang.

1. Lantai berdarah

Lantai berdarah adalah cerita misteri paling terkenal dari kompleks SMA favorit di Malang ini. Di SMA tugu (SMAN 1, 3, 4) yang merupakan gedung bangunan lama ini memakai ubin berwarna kuning yang anehnya dihiasi bercak merah (mulai merah terang sampai kecoklatan) dengan lokasi tak beraturan.

Baca Juga :  Peralihan Musim, Cabai Rawit Kebanyakan Layu

Beberapa cerita mengatakan bahwa, meski ubin dengan bercak itu diganti, tetap akan muncul bercaknya. Salah satu cerita penyebab lantai berdarah ini karena dulunya SMA Tugu menjadi lokasi penyiksaan tentara jaman perjuangan.

2. Terowongan maut

Bangunan SMA Tugu tersebut pada saat zaman perjuangan pernah dibangun lorong/terowongan darurat yang menghubungkan kompleks Tugu sampai ke stasiun Kota Baru Malang. Terowongan ini benar-benar ada. Lokasinya berada di lantai panggung Aula Tugu yang tertutup lantai kayu dan bisa dibuka selebar manusia.

Pernah ada dua siswa yang mencoba masuk dan berakhir seram. Di mana siswa pertama hanya merangkak sepanjang setengah jalan dan kembali sambil berteriak histeris karena trauma. Sementara siswa kedua ditemukan 2 minggu kemudian di stasiun Kota Baru dalam keadaan tidak normal.

3. Penampakan noni belanda

Bangunan yang sudah ada sejak zaman kolonial biasanya meninggalan beberapa cerita misterius seperti penampakan berwujud Noni-Noni Belanda. Entah sudah merupakan cara makhluk halus dalam beradaptasi atau bagaimana, tetapi hantu Noni Belanda seakan menjadi ciri khas bangunan masa kolonial. Bangungan tua, hantunya pasti noni cantik bule Belanda.

Beredar cerita tentang adanya penampakan noni-noni Belanda di kelas akuarium. Kelas akuarium adalah kelas yang menempati bangunan baru kompleks tersebut dengan banyak kaca, sehingga namanya kelas akuarium.

Baca Juga :  Kominfo Luncurkan Literasi Digital Nasional, Pemkot Malang Genjot Digitalisasi Berbagai Sektor

4. Penampakan sosok tanpa kepala

Dari seluruh kompleks SMA Tugu yang paling angker adalah aula Tugu yang dijadikan aula bersama SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4. Aula ini juga memiliki lantai bercak darah, hanya kini sudah diganti lantai kayu dengan dasaran pasir untuk menghindari bercak darah yang muncul.

Dulu kawasan Tugu pernah mengalami kebakaran hebat dan SMA Tugu menjadi salah satu tempat yang selamat. Sering terlihat barisan tentara Jepang tanpa kepala di sini saat malam hari. Sehingga membuat aula Tugu dilarang dikunjungi saat malam hari.

5. Hilangnya Ruang A12

Misteri terakhir adalah hilangnya ruang A12. Seluruh ruang kelas telah diberikan kode, untuk ruang di lantai 1 diberi kode B dengan angka. Sedangkan untuk ruang di lantai 2 diberi kode A. Pada saat pemasangan kode ruang kelas telah usai, ada satu hal yang menarik yakni tidak ada ruangan dengan kode A12.

Beberapa siswa mengatakan bahwa, setelah ruangan A11 langsung dilanjutkan kode A13. Entah di mana keberadaan ruang A12. Apakah pihak sekolah lupa atau ada hal lain, yang jelas, tidak adanya ruang A12 ini menjadi salah satu misteri unik di SMAN 1 Malang. Bahkan misteri tersebut hingga kini masih sering diperbincangkan dari generasi ke generasi.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait