5 Hal Mengenai 'Brain Fog', Gejala yang Kerap Dialami Penderita Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
5 Hal Mengenai Brain Fog, Gejala yang Kerap Dialami Penderita Covid-19
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

5 Hal Mengenai ‘Brain Fog’, Gejala yang Kerap Dialami Penderita Covid-19

Satukanal.com, Nasional – Virus Covid-19 memberi efek berbeda pada mereka yang telah terpapar, Ada yang bergejala ringan, gejala berat, bahkan brain fog juga dialami oleh beberapa pasien poisitif Covid-19.

Brain fog atau ketidakmampuan mendadak untuk mengingat fakta, masuk dalam daftar gejala yang dialami oleh penderita Covid-19. Dalam istilah yang lebih awam, brain fog ini dikenal dengan istilah keterlambatan berpikir.

Berikut adalah beberapa rangkuman dari Satukanal.com mengenai apa itu gejala Brain fog yang dialami oleh beberapa pasien penderita Covid-19, Simak pembahasannya.

1. Brain fog menjadi salah satu gejala akibat Covid-19.

Dalam penelitian yang diterbitkan di The Journal Annals of Clinical and Translational Neurology menjelaskan bahwa, brain fog atau kelelahan mental juga menjadi gejala lain yang terjadi akibat Covid-19. Meskipun brain fog merupakan gejala Covid-19 yang langka, sekitar 31,8 persen relawan mengalaminya selama penelitian.

Saat mengalami brain frog, biasanya seseorang akan Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya menjadi sulit berkonsentrasi, berpikir, dan mudah lupa.

2. Gejala awal pasien positif Covid-19 yang mengalami brain fog

Spesialis Rehab Medik dr. Kevin Triangto, Sp.KFR menjelaskan, gejala brain fog ini bisa berupa sulit fokus. Misalnya, saat sebelum terinfeksi Covid-19, seseorang cenderung merespon dengan menjawab cepat. Tapi setelah terinfeksi, malah lebih lama menjawab.

Baca Juga :  Mengenal Saus Cajun Yang Spesial di BTS Meal

Atau, jika sebelumnya jarang sekali mengalami miskomunikasi, setelah sembuh dari Covid-19 miskomunikasi justru sangat sering terjadi. Itulah beberapa tanda-tanda awal seseorang mengalami brain fog atau yang biasa disebut dengan telat mikir.

3. Hasil penelitian penyebab penderita Covid-19 mengalami brain fog

Studi terbaru telah menemukan penyebab gejala ini, lonjakan protein virus dapat dikeluarkan ke otak melalui penghalang di bagian atas sumsum tulang belakang. Dilansir dari Express UK, ilmuwan dari University of Washington telah mencatat bagaimana virus dapat meresap ke dalam otak pada hewan laboratorium.

Penemuan ini bisa menjadi alasan mengapa beberapa pasien menggambarkan kabut otak sebagai salah satu gejala. Penemuan ini juga merupakan peringatan terhadap potensi kerusakan neurologis yang mampu ditimbulkan oleh virus corona baru dan bagaimana hal tersebut dapat memiliki efek yang bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

Baca Juga :  Fakta-Fakta Jaringan 5G Yang Diluncurkan Hari Ini

4. Pasien penderita Covid-19 akan mendadak linglung

Dikutip dari laman Radar Malang, dr Syifa Mustika SpPD-KGEH, salah satu dokter yang merawat pasien Covid-19. Ia menjelaskan, memasuki perawatan hari ke empat, pasien yang awalnya normal mendadak tampak bingung dan linglung.

Pasien yang mendadak linglung tersebut oleh dr Syifa, pasien diminta bersabar dan membaca istighfar karena dia mengetahui pasiennya beragam Islam. Namun, jawaban dari pasien cukup mengejutkan. “Saya tahu, saya pengin istighfar, tapi saya nggak tahu mau ngomong apa, otak saya seperti kosong,” ujarnya.

5. Solusi atasi brain fog pada penderita Covid-19

dr Syifa Mustika SpPD-KGEH, salah satu dokter yang merawat pasien Covid-19 menyatakan solusi penanganan pasien Covid-19 yang menderita brain fog adalah dengan melakukan pengobatan terapi Covid-19 secara maksimal dan konsisten.

Selain itu dr Syifa juga mengatakan, beberapa usaha-usaha lain juga harus dilakukan dari pihak pasien, guna mengembalikan imunitas tubuh agar kembali membaik dan meningkat. “Termasuk jangan lupa juga jaga kesehatan rohani” Ujarnya.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait