SATUKANAL.COM
BERITA

44 Jolen Dilarung di Pantai Balekambang, Ribuan Umat Hindu Bersiap Sambut Nyepi

Pantai Balaikambang bukan sekedar destinasi wisata saja. Tapi, bagi umat Hindu merupakan salah satu wilayah yang memiliki makna sakral dalam menjalankan bagian dari ibadahnya. Seperti salah satu upacara Jalanidhi Puja sebagai ritual menyambut hari raya Nyepi umat Hindu.

Jalanidhi Puja biasanya dimulai dengan pengambilan air jernih dari sumber yang terletak di tengah hutan Sumur Pitu, sehari sebelum upacara dilaksanakan. Selama semalam suntuk air tersebut disucikan di Pura Ismaya yang terletak satu area dengan Pantai Balekambang.

Sebelum nantinya dipercikkan kepada ribuan umat Hindu yang akan melakukan sembahyang.
Di antara rangkaian ibadah tersebut, pelarungan 44 jolen (sesaji) berisikan makanan dan buah-buahan yang dihiasi bunga-bunga dilakukan oleh puluhan pemuda.

Jolen-jolen tersebut ditandu dari pendopo menuju pantai Balekambang setelah dilakukan ritual Pra Daksina. Yakni, ritual memberangkatkan seluruh jolen yang telah didoakan oleh Pandita Tanaya Nirmala.

Puluhan pemuda yang menandu jolen berjalan ke tengah Laut Balekambang, menyambut ombak laut selatan serta melepaskan 44 jolen tersebut. Ombak pun menelan isi jolen-jolen tersebut. Para pemandu jolen kembali ke tepi sambil membawa tempat jolen yang telah kosong dan diletakkan ke Pura Amerta Jati di Pulau Ismoyo.

“Rangkaian ritual tersebut bertujuan untuk membersihkan diri sebelum menuju Nyepi. Pelarungan jolen sebagai simbol supaya ke depannya umat Hindu mendapatkan keberkahan dan selalu di bawah naungan maupun perlindungannya,” kata Sutomo Adi Wijoyo Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Malang, Senin (04/03/2019).

Selain untuk membersihkan diri dan meminta keberkahan dan perlindungan bagi umat Hindu, ritual Jalanidhi Puja di tahun 2019 ini juga bertujuan untuk mendoakan keselamatan bangsa dan kesuksesan Pemilu 2019.

“Kita juga berdoa mengenai bangsa dan negara ini. Terutama dengan begitu panasnya hawa politik dalam Pemilu 2019 ini. Semoga kita dilindungi dan selamat serta mendapat keberkahan,” ujar Sutomo.

Setelah nantinya melaksanakan upacara Jalanidhi Puja di Pantai Balekambang. Seluruh umat Hindu akan memasuki puncak hari Nyepi yang jatuh pada hari Kamis (07/03/2019) datang. Dimana seluruh umat Hindu melaksanakan Catur Brata yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).

Dalam ritual tersebut, selain dihadiri umat Hindu Malang Raya, anggota Komisi III DPR RI Andreas Edi Susetyo dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara, juga turut larut dalam acara.

Kanal Terkait