412 Peserta dari Enam Negara Ikuti AviSOC 2021 yang Digelar FIA Universitas Brawijaya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Konferensi pers ASEAN virtual student copetition (AviSOC’21) di Gedung E FIA UB, Jumat, 19 November 2021. (foto: Lutfia Indah)
BERITA Kanal Straight

412 Peserta dari Enam Negara Ikuti AviSOC 2021 yang Digelar FIA Universitas Brawijaya

satukanal.com, Malang – 412 peserta dari enam negara di Asia Tenggara mengikuti kompetisi tingkat internasional bertajuk ASEAN Virtual Student Competition (AviSOC’21) yang digelar oleh Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya.

Acara yang dibuka 5 September 2021 ini akan ditutup dan diumumkan pemenangnya secara virtual pada AviSOC International Student Webinar & Awarding Day Sabtu, (20/11/2021) .

(FIA) Universitas Brawijaya bekerja sama dengan tiga lembaga dari luar negeri seperti Universiti Utara Malaysia (UUM), Burapha University, dan juga South East Asian Ministers of Education (SEAMEO). Dalam lingkup dalam negeri, acara ini juga didukung oleh Forum Dekan Ilmu-ilmu Sosial PTN se-Indonesia (FORDEKIIS).

Dari target awal hanya 100 partisipan, ternyata kegiatan AviSOC ini telah diikuti oleh 412 peserta. Kompetisi yang difokuskan pada perlombaan menulis artikel opini dan poster ini terbagi ke dalam enam kategori, di antaranya Issues in Educational Management and Practices, Issues in Business Administration, Issues in Taxation and Finance, Issues in Public Policy, Politics, and Social Trends, Issues in Digital Literacy and Information & Technology, serta kategori Poster dengan tema “Tourism Campaign for Living in the Covid19 Pandemic”.

Baca Juga :  Tidak Berfungsi, Jembatan Timbang Mojoagung Memprihatinkan

“Ini semata-mata dharma kita. Kita mengharapkan mahasiswa kritis terhadap dunia saat ini, terhadap permasalahan yang ada,” ujar Andy Fefta Wijaya, Dekan FIA UB dalam konferensi pers penyelenggaraan AviSOC’21 di Gedung E FIA UB, Jumat (19/11/2021).

Dari target awal hanya 100 partisipan, ternyata kegiatan AVISOC ini telah diikuti oleh 412 peserta dari enam negara di Asia Tenggara. Dengan ijin penulis, lanjut Andy, panitia mengharapkan juara kompetisi bisa dipublikasi di media-media berbahasa inggris seperti Jakarta Post, dll. “Nanti kita tawarkan untuk media-media yang berbahasa Inggris agar output dari mahasiswa ini bisa dipublikasi,” lanjut Andy Feta Wijaya.

Baca Juga :  Operasi Zebra Semeru, Polisi di Blitar Sasar Pengguna Jalan dan Pasar

Ia juga menambahkan bahwa hadirnya SEAMEO dalam kegiatan ini mempermudah pihak mereka untuk menyebarkan informasi lomba di negara-negara di Asia Tenggara. Rencananya mereka juga meminta bantuan untuk SEAMEO supaya berkenan melakukan publikasi tulisan-tulisan berkualitas dari pemenang kompetisi ini.

“Jadi target kita artikel yang terbaik ini bisa dipublikasi dan menjadi pemikiran muri dari mahasiswa Asia Tenggara tentang situasi yang ada saat ini,” ujar Andy.

Pewarta : Lutfia Indah

Editor : Danu S

Kanal Terkait