33.420 Vial Vaksin Covid-19 Disimpan di Gudang Farmasi Surabaya Sebelum Didistribusikan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
33.420 Vial Vaksin Covid-19 Disimpan di Gudang Farmasi Surabaya Sebelum Didistribusikan
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

33.420 Vial Vaksin Covid-19 Disimpan di Gudang Farmasi Surabaya Sebelum Didistribusikan

Satukanal.com, SurabayaPemerintah Kota Surabaya menerima sebanyak 15 ribu vial vaksin Sinovac dari total 33.420 vial vaksin Covid-19. Distribusi vaksin tahap pertama sebanyak 15 ribu vaksin tersebut, pada Rabu (13/01/2021) telah sampai di UPTD Gudang Farmasi Jalan Rungkut Puskesmas No. 7 Surabaya.

Sebelum distribusi vaksin ke rumah sakit atau Fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan) di Kota Surabaya. 15 ribu vaksin tersebut disimpat terlebih dahulu pada cold room UPTD Gudang Farmasi yang dikelola Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

Sebelum didistribusikan ke rumah sakit atau Fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan), vaksin disimpan di cold room UPTD Gudang Farmasi yang dikelola Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

Prioritas penerima vaksin tahap pertama di Kota Surabaya, Febria Rachmanita selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menyampaikan bahwa, para tenaga kesehatan (nakes) yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien positif Covid-19 akan menjadi penerima vaksin pertama.

Tidak hanyak para tenaga kesehatan, para tenaga penunjang yang ada di lingkungan Fasyankes juga turut menjadi prioritas penerima vaksin. Febria Rachmanita menjelaskan, total ada sekitar 33.023 nakes dan SDM di Fasyankes non nakes yang telah didaftarkan ke aplikasi vaksinasi Covid-19 milik pemerintah pusat.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, Bentuk Satgas Khusus di Sektor Pariwisata

“Yang akan menerima vaksin tahap pertama adalah tenaga kesehatan dan SDM kesehatan non nakes yang bekerja di rumah sakit atau Fasyankes. Sekitar 33.023 orang sudah terdaftar tahap pertama,”Ujarnya.

Bagi yang telah terdaftar menjadi penerima vaksin tahap pertama, calon penerima vaksin selanjutnya melakukan registrasi ulang. Saat melakukan registrasi ulang, para penerima vaksin akan diberikan beberapa pertanyaan terkait penyakit yang sedang diderita serta pertanyaan apakah pernah positif Covid-19 atau tidak.

“Misal dia punya hipertensi, diabetes, atau kanker itu dia akan mendapat balasan dari sistem bahwa saat ini anda mempunyai komorbid hipertensi, sehingga tidak dapat divaksin.” Ujarnya.

Apabila penerima dinyatakan lolos, maka penerima vaksin dapat memilih jadwal maupun lokasi vaksinasi, baik itu di rumah sakit ataupun puskesmas.

Setelah oenerima vaksin memilih tempat vaksinasi, selanjutnya data tersebut akan diteruskan oleh sistem ke puskesmas atau rumah sakit melalui aplikasi Primary Care (P-Care).

“Pada saat datang, calon penerima vaksin harus menunjukkan SMS blast (e-ticket) itu dan selanjutnya bisa masuk ke meja 2. Dari meja 2 itu kemudian kita lakukan skrining lagi, baru kalau lolos bisa ke meja 3 atau dilakukan vaksin. Lalu menuju ke meja 4 untuk dilakukan pencatatan pelaporan,” papar dia.

Baca Juga :  6 Referensi Permainan Nostalgia Yang Dimainkan Dirumah Bersama Anak Saat Pandemi

Penerima vaksin di Kota Surabaya setidaknya ada sekitar 1.950.000 masyarakat dengan umur 18 hingga 59 tahun yang bakal menjadi sasaran calon penerima vaksin. Sedangkan untuk tenaga vaksinator sendiri, berjumlah 839 orang.

“Kemarin menyiapkan 830, tapi kita ada cadangan 9 orang, jadi jumlah total ada 839 orang khusus yang menyuntik vaksin. Tapi total semuanya sekitar 2000-an. Jadi ada petugas di meja admin, meja penyuntikan atau meja ketiga, dan meja keempat,” Ujarnya.

Distribusi vaksin ke rumah sakit atau Fasyankes, nantinya akan menggunakan vaksin carrier box, karena box pembawa vaksin ini dapat digunakan untuk menyimpan vaksin dalam suhu dingin untuk sementara waktu ketika akan dikirim ke tempat yang lain.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait