SATUKANAL.COM
BERITA

3 Hari Listrik Padam, Membuat Warga Hilang Akal Sehat dan Jadi Penjarah

Mungkin, peristiwa yang terjadi di Maracaibo, Venezuela, akan membuat kita geleng kepala. Atau bahkan mungkin akan mengatakannya hoaks. Karena hanya dengan peristiwa listrik padam, warga kota yang beradab berubah 180 derajat perilakunya.

La Locura atau kegilaan menerpa warga Maracaibo, kota terbesar kedua di Venezuela saat mengalami mati listrik masal sampai tiga hari. Kota pun serupa pasien koma. Warga yang frustasi pun menjadi penjarah. Serupa digerakkan oleh El demonio (para setan). Maracaibo yang ditinggal cahaya listrik diibaratkan neraka dunia. Gelap. Gulita. Ricuh.

Peristiwa tersebut disampaikan oleh Maria Vilallobos, jurnalis lokal, yang menceritakan peristiwa yang terjadi tanggal 7 Maret lalu. Listrik yang lumpuh, membuat 1,9 jiwa penduduk Macaraibo serupa kehilangan akal sehat.

“Dan akhirnya kemarahan meledak. Mereka bagaikan kesurupan dan langsung menjarah apapun yang tersimpan di toko,” ucap Maria yang kembali khawatir dengan kondisi di Karakas, Ibu Kota Venezuela, yang sejak Senin (25/03/2019) sampai hari Selasa, kembali terjadi listrik mati.

Baca Juga :  Kerjasama WCC Dian Mutiara dan Kelurahan Gadingkasri dalam Penyuluhan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Dilansir dari The Guardian, jalanan Karakas, dipenuhi ribuan orang. Mereka adalah pegawai yang dipulangkan lebih cepat karena kantor mereka tak bisa beroperasi.

”Lampunya tiba-tiba menggila. Seakan-akan ada yang akan meledak,” ujar Denis Mendoza, pekerja call center di pusat kota Karakas.
Saat listrik padam, Venezuela serupa pasien koma. Dimana kereta dalam kota, moda transportasi ribuan pekerja tak bisa beroperasi. Warga pun hanya berharap bisa berjejalan di dalam bus. Mereka pun sadar, persoalan listrik padam, pemerintah tak bisa diandalkan. Apalagi, listrik padam bukan hanya di Karakas, tapi merembet ke 14-16 negara bagian lainnya.

Baca Juga :  Kerjasama WCC Dian Mutiara dan Kelurahan Gadingkasri dalam Penyuluhan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Kondisi inilah yang membuat warga kota kembali mengingat peristiwa Macaraibo. Dimana El demonio kembali hadir serta menampilkan wajahnya yang menakutkan.
“Saya melihat kengerian, ketakutan, dan keputusasaan,” ujar Maria.

Dimana warga akan kembali kehilangan akal sehat dan melakukan tindakan sama. Menjarah berbagai fasilitas umum seperti peristiwa Macaraibo. Peristiwa yang membuat 106 dari 270 toko di pusat perbelanjaan hancur lebur. Serta Hotel Birsas del Norte dibuat berantakan oleh massa yang mencapai 100 orang. “Seperti gelombang tsunami yang menyapu gedung,” ujar Simaray Cardozo, manajer Hotel Virgin of Carmen.

Yang paling menyedihkan, insiden ini bukan yang terakhir. “Setiap kali mati listrik terjadi, keributan yang lebih besar bisa terjadi,” kata Maria Villalobos, istri pebisnis yang mengaku ikut menjarah, sebab keluarga mereka juga kelaparan.

Kanal Terkait