26 Rumah Sakit di Kota Malang Sudah Terakreditasi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
sosialisasi Pengendalian Pengawasan dan Tindak Lanjut Pengawasan Perizinan Rumah Sakit Kelas C, D dan Fasilitas Kesehatan Lainnya di di Ijen Suites,  Jumat (12/11/2021). (foto: Lutfia Indah)
BERITA Kanal Straight

26 Rumah Sakit di Kota Malang Sudah Terakreditasi

satukanal.com, Malang –  Fasilitas kesehatan di Kota Malang yang masih terakreditasi dan juga mendapatkan ijin operasional  sejumlah 26 rumah sakit. Sementara, dua rumah sakit yang masih dalam proses pembangunan yakni RS BRI Medika dan RS Gigi dan Mulut di Universitas Brawijaya.

Kepala Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Korwil Kota Malang dr. Tri Wahyu Sarwiyata, M.Kes mengungkapkan,  rumah sakit yang terakreditasi merupakan bentuk pengakuan terhadap mutu dari pelayanan suatu rumah sakit. Tercantum dalam PMK No.12 th. 2020 tentang kegiatan penyelenggara akreditasi, tahapan yang harus dilakukan oleh rumah sakit di antaranya persiapan akreditasi, pelaksanaan akreditasi dan pascaakreditasi. Status akreditasi yang dimiliki oleh Rumah Sakit nantinya akan berlaku selama empat tahun.

“Penetapan status akreditasi diberikan berdasarkan laporan dari surveyor dan kalau lulus maka akan diberikan sertifikat yang berlaku selama 4 tahun. Sekarang PMK No.12 Th.2020 memberikan kelonggaran dari tiga tahun menjadi empat tahun,” ungkap Tri Wahyu Sarwiyata, dalam sosialisasi Pengendalian Pengawasan dan Tindak Lanjut Pengawasan Perizinan Rumah Sakit Kelas C, D dan Fasilitas Kesehatan Lainnya di Ijen Suites,  Jumat (12/11/2021).

Baca Juga :  Tingkatkan Pemahaman Riset Mahasiswa, Dosen Berkarya UB Bakal Gelar Pendampingan Penguatan Metode Penelitian Berbasis Online

Meskipun telah berubah dari tiga tahun menjadi empat tahun, jika suatu saat terdapat kasus pada Rumah Sakit tertentu maka tetap akan diadakan evaluasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif,   mengatakan, Dinas Kesehatan memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan klarifikasi terhadap apa yang terjadi pada Rumah Sakit.

“Nanti tentunya dari Lembaga akreditasi juga akan melakukan tinjauan manakala rekomendasi dari Dinas Kesehatan perlu dilakukan klarifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Perihal perijinan operasional terlebih untuk Rumah Sakit baru, perijinan akan dikeluarkan oleh Dinas Perijinan, namun sebelumnya akan ada tim teknis yang terdiri dari OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan juga Dinas Perijinan. “Tim ini nantinya akan bertugas untuk melakukan verivikasi dan visitasi kepada Rumah Sakit yang akan mengajukan ijin operasional,” kata Husnul Muarif.

Untuk menunjukkan kualitas Rumah Sakit yang baik, Kepala Persi Korwil Malang menegaskan bahwa SDM di Rumah Sakit harus sesuai dengan standar profesi dan bekerja sesuai dengan standar pelayanan Rumah Sakit. Rumah Sakit harus bekerja sesuai dengan standar, menghormati hak pasien dan juga mengutamakan keselamatan pasien. Dengan adanya Rumah Sakit di Kota Malang ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam mengakses layanan kesehatan.

Pewarta : Lutfia Indah

Editor : Danu S

Kanal Terkait