SATUKANAL.COM
16.855 Pemilih Pemula di Kabupaten Kediri Belum Mendapatkan e KTP
Randy Agatha, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansyah)
ADVERTORIAL BERITA HIGHLIGHT ISU PILIHAN STRAIGHT NEWS

16.855 Pemilih Pemula di Kabupaten Kediri Belum Mendapatkan e KTP

SATUKANAL.com, KEDIRIDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kediri mencatat sebanyak 16.855 pemilih pemula belum mendapatkan e-KTP.

Perihal tersebut dinyatakan langsung oleh Randy Agatha, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Kediri saat ditemui Satukanal.com di kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri yang ada di Jalan Pamenang, Selasa (29/9/2020).

Menindaklanjuti hal tersebut Dispendukcapil akan melakukan pendataan, tersebut perlu dilakukan untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri, pada tanggal 9 Desember 2020.

“Kami sudah mendata ada 16.855 penduduk yang memenuhi syarat sebagai pemilih, tetapi belum melakukan rekaman e-KTP. Selain itu juga adanya pemilih memenuhi syarat dan sudah melakukan perekaman, namun belum terbit e-KTP. Dikarenakan memang adanya kendala di Blanko dan proses antraian percetakan e-KTP,” katanya.

Baca Juga :  Berkas Lengkap Kasus Eks Camat Kras Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dalam Pilbup kali ini Randy mengungkapkan, Dispendukcapil Kabupaten Kediri akan melaksanakan sesuai tupoksi dan berperan aktif dalam rangka mensukseskan pilkada 2020.

“Jadi tugas kami dengan Upaya-upaya Dispendukcapil untuk memastikan yang berhak dan mengikuti pencoblosan tersebut,” terangnya.

Ia melanjutkan, pihaknya sangat meng-intesifkan terkait rekaman e-KTP
khususnya bagi pemilih pemula nantinya. “Kita akan melakukan langkah-langkah mempercepat proses perekaman tersebut, melakukan perkaman keliling ke kecamatan dan Desa-desa yang dimulai Oktober nanti,” ungkapnya.

Randy menjelaskan, pihaknya juga akan memastikan mengenai jumlah pemilih untuk memaksimalkan persyaratan menjadi jiwa pemilih hingga Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga :  18.550 Kg Beras Didistribusikan Untuk Warga Kecamatan Ngasem

“Nantinya bagi yang belum memiliki e-KTP, pada saat usia 17 tahun kita rekam dan mendapat e-KTP. Sehingga nanti pada 9 Desember 2020, seluruh warga masyarakat memiliki syarat berumur 17 tahun dapat melakukan pencoblosan,” jelasnya.

Randy berharap adanya tingkat partisipasi politik dari masyarakat dengan mengikuti pencoblosan di Pilbub 2020 ini.

“Diharapkan nanti untuk partisipasi masyarakat tinggi. Jangan sampai hak pilih nanti menjadi sia-sia karena tidak digunakan dalam pemilihan. Partisipasi politik ini sangat menentukan terhadap seorang pemimpin, dalam arti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri tentunya. Yang nantinya akan berpengaruh untuk kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Kediri.” tutupnya.

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait