10 Sudetan Baru Akan Dibangun, DPUPRPKP Kota Malang : Upaya Atasi Bajir di Beberapa Titik Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
10 Sudetan Baru Akan Dibangun, DPUPRPKP Kota Malang : Upaya Atasi Bajir di Beberapa Titik Kota Malang
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

10 Sudetan Baru Akan Dibangun, DPUPRPKP Kota Malang : Upaya Atasi Bajir di Beberapa Titik Kota Malang

Satukanal.com, Malang – Tahun 2021 akan dilakukan pembangunan 10 sudetan baru. Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang guna menangani persoalan banjir di beberapa titik Kota Malang yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.

Persiapan pembuatan 10 sudetan tersebut, nantinya akan di pasang disejumlah titik kawasan Kota Malang yang menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.

Hadi Santoso selaku Kepala DPUPRPKP Kota Malang menyampaikan bahwa, pembuatan 10 sudetan di beberapa titik langganan banjir nantinya akan dibuat pada tahun 2021 ini. “10 sudetan baru akan kami buat di tahun ini. Hal itu menindaklanjuti instruksi dari tim ahlinya pak wali Kota Malang” Ujarnya.

Baca Juga :  Level Turun, Sanusi Tinjau Isoter di 6 Kecamatan

10 sudetan guna mengatasi persoalan banjir dibeberapa titik Kota Malang, nantinya berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono gang 6, Jalan Kyai Malik Dalam, Jalan Pekalongan, Jalan Peltu Sujono, Pasar Gadang, Kawasan Bareng, Jalan Kedawung, Jalan Akordion, serta Jalan Taman Siswa.

Hadi Santoso menjelaskan bahwa, pihak DPUPRPKP Kota Malang juga akan melakukan monitoring di beberapa titik kawasan Kota Malang yang menjadi langganan banjir. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir terjadinya banjir ketika hujan deras kembali melanda wilayah Kota Malang.

Pada musim hujan seperti saat ini, Kawasan khusus yang menjadi pemantauan DPUPRPKP Kota Malang berada di Galunggung hingga sepanjang Jalan Simpang Gajayana. “Meski ada genangan tapi sudah terlihat efektivitasnya. Tinggal kami mengupayakan nantinya di titik tersebut harus tidak ada genangan lagi” Ujarnya.

Baca Juga :  Wisata di Malang Boleh di Buka Anak Kecil Dilarang Masuk, Sutiaji: Saya Belum Bisa Beri Saran

Banjir yang terjadi di beberapa kawasan Kota Malang ini di akibatkan karena banyaknya sampah yang menyumbat saluran air. Hadi menyampaikan, “Pangkal utamanya ini adalah salurannya jangan dicor. Kalau dicor harus dibuatkan lubang manhole saja. Kalau tidak ada, kami gak bisa membersihkan. Kemudian ada tumpukan sediman dan sampah” Ujarnya.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait