10 Ribu Siswa di Kediri Dipastikan Tak Masuk SMPN - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
10 Ribu Siswa di Kediri Dipastikan Tak Masuk SMPN
Salah satu sekolah di kabupaten Kediri/Foto: Anis Firmansyah, satukanal.com
BERITA Kanal Straight

10 Ribu Siswa di Kediri Dipastikan Tak Masuk SMPN

Satukanal.com, Kediri – Sebanyak 10 ribu siswa-siswi di Kabupaten Kediri dipastikan tidak akan masuk di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Hal itu ditengarahi minimnya kapasitas untuk menampung siswa di sekolah negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Sujud Winarko mengatakan, di Kabupaten Kediri jumlah SMPN saat ini ada sebanyak 52 sekolah, dimana dari total keseluruhan hanya dapat menampung 14 ribu siswa, sementara lulusan Sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tahun ini ada sebanyak 24 ribu siswa.

“Daya tampung (Lembaga Negeri) terbatas, jumlah lulusan SD dan MI sebanyak 24 ribu sekian. Dan daya tampung total 52 SMP negeri kabupaten Kediri sebanyak 14 ribu, sisa 10 ribu,” kata Sujud saat ditemui satukanal di ruang kerja, Rabu 20 Mei 2021.

Sujud mengatakan, keterbatasan data tampung siswa kali ini dilihat dari faktor jumlah kelas dan guru. Dimana saat ini jumlah kapasitas ruang kelas dan guru lembaga sekolah negeri belum mampu menampung jumlah total lulusan sebanyak 24 ribu siswa dari SD mapun MI.

Baca Juga :  Masih Banyak Aduan, Ini jawaban Kadisdik Soal PPDB 2021

“Yang jelas, kalau ditampung semua tidak muat. Selain kurang ruangan nantinya sekolah juga dihadapkan masalah kekurangan guru,” katanya.

Namun meskipun terbatas jumlah SMPN di Kabupaten Kediri dinilainya telah ideal. Hal itu senada dengan perhitungan rasio penduduk yang ada, dalam satu kecamatan, minimal hitungan normal terdapat 2 lembaga sekolah Negeri.

“Paling tidak per kecamatan 2 (lembaga sekolah) minimal. Termasuk hitungan zonasi, juga rasio kepadatan penduduk,” tukasnya.

Sementara itu, Sriyanti, salah satu wali murid yang berdomisili di Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, menilai terbatasnya daya tampung sekolah menjadi hal yang lazim untuk dilakukan. Meskipun sebenarnya banyak orang tua yang mengidamkan anaknya bersekolah di SMPN.

Baca Juga :  PPKM Darurat Diberlakukan, Polres Jombang Siapkan Puluhan Personil

Hal itu lantaran selain sekolah negeri ada jaminan kualitas, uang yang di keluarkan untuk biaya sekolah negeri tidak begitu besar. Apalagi masa pandemi Covid-19 yang tengah berdampak pada perkonomian berpengaruh terhadap finansial sejumlah keluarga. Para orang tua berlomba untuk mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah lembaga negeri, dinilai dapat meringankan beban biaya sekolah.

“Jadi mungkin yang tadinya mau masukin anaknya ke swasta, karena pandemi ini, ya mungkin orang tuanya jadi di sektor ekonominya jadi berubah, tiba-tiba harus pilih negeri,” katanya.

Untuk diketahui, penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Kediri tahun 2021 akan dilaksanakan sesuai jadwal pendaftaran mulai 21 – 26 Juni, itu sesuai peraturan menteri nomor 1 tahun 2021, tentang petunjuk PPDB 2021 -2022.

 

 

 

Penulis : Anis Firmansyah
Editor : Ubaidhillah

Kanal Terkait