1 Keluarga Positif, 1 RT di Lowokdoro Swab Massal - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
1 Keluarga Positif, 1 RT di Lowokdoro Swab Massal
Proses penyemprotan di Lowokdoro oleh BPBD Kota Malang. (Foto: Chosa Setya/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

1 Keluarga Positif, 1 RT di Lowokdoro Swab Massal

Satukanal.com, Malang Pasca dihebohkan munculnya klaster rumah ibadah di kawasan Tlogomas beberapa waktu lalu. Kini, giliran warga Lowokdoro Gang 4 RT 6 RW 4 Kecamatan Sukun yang harus di swab massal. Akibat 1 keluarga terkonfirmasi positif Covid-19, usai melakukan perjalanan luar kota.

Dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Nur Asmi, kejadian ini bermula saat salah seorang warga di lingkungan tersebut meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19.

“Sekitar 3 atau 4 hari yang lalu salah seorang warga sini meninggal dan positif Covid-19. Dari informasi yang kami dapatkan dia baru pulang dari melakukan perjalanan ke luar kota sekeluarga. Jadi 1 keluarga juga dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya

Dari keterangannya saat ini, total warga yang terkonfirmasi positif yakni sebanyak 10 orang. Dengan status 6 masih positif, 3 telah dinyatakan negatif dan 1 orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Lagi, Dua Jasad Bayi Ditemukan Warga di Sungai Waru Jombang

Asmi mengungkapkan, sebagai bentuk antisipasi meluasnya klaster ini, pihak BPBD saat ini telah melakukan swab massal serta penyemprotan secara menyeluruh di lingkungan tersebut.

“Jadi ini tadi (24/5) kami lakukan penyemprotan yang kemudian nanti akan dilakukan secara mandiri. Sudah ada relawan dari Kelurahan Kebonsari yang sudah siap. Nanti dari PMI akan dikirim cairan alkohol untuk penyemprotan mandiri,” imbuhnya.

Terpisah Camat Sukun I K Widi E Wirawan, S Sos MM menjelaskan usai menerima laporan terkait klaster keluarga, pihaknya langsung menghubungi BPBD serta puskesmas terkait untuk segera mengambil langkah cepat.

“Tadi malam kami dapat info zonanya sudah orange, jadi langsung kami lakukan tracing dan tracking tadi pagi bersama puskesmas Kebonsari. Agar tidak semakin meluas makanya langsung kita swab massal dan melakukan penyemprotan,” terangnya.

Baca Juga :  Desa Junrejo Gunakan Sekolah Sebagai Shelter Pasien Covid-19

Widi menambahkan, tracing dan tracking dilakukan pada kelurga serta tetangga yang terdeteksi melakukan interaksi dengan keluarga bersangkutan. Saat disinggung perihal kemungkinan mudik menjadi penyebab keluarga tersebut terkena Covid-19, Widi enggan menjelaskan lebih gamblang.

Namun soal kemungkinan penutupan area guna menekan penyebaran, Widi menyebutkan pihaknya perlu mengkoordinasikan dengan beberapa pihak terkait hal tersebut.

“Kalau soal penetapan zona, seperti merah, orange hingga hijau itu ada aturannya. Saat ini baru 4 rumah yang terlacak jadi masih orange. Namun kami tampung sarannya nanti saya koordinasikan dengan pimpinan,” pungkasnya.

Pewarta : Chosa Setya
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait